Jokowi: Situasi yang Kita Hadapi Masih Extraordinary

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 11:12 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pandemi COVID-19 belum berakhir. Jokowi mengajak semua pihak terus waspada.

"Saya ingin mengingatkan kepada kita semuanya bahwa pandemi belum berakhir. Kita harus tetap waspada dan situasi yang kita hadapi masih dalam situasi extraordinary, yang harus direspons dengan kebijakan yang cepat dan tepat, yang membutuhkan kesamaan frekuensi oleh kita semuanya baik di semua tataran lembaga negara dan di seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah," kata Jokowi dalam kegiatan penyampaian laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat (LHP LKPP) 2020 seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/6/2021).

Jokowi menjelaskan, sejak pandemi muncul, pemerintah telah melakukan langkah-langkah luar biasa, termasuk perubahan APBN. Anggaran di seluruh jenjang di-refocusing dan direalokasi.

"Pelebaran defisit harus kita lakukan mengingat kebutuhan belanja negara makin meningkat untuk penanganan kesehatan dan perekonomian pada saat pendapatan negara mengalami penurunan," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyuarakan konsep sharing the pain. Kebersamaan menjadi kunci penanganan pandemi COVID-19.

"Kita juga mendorong berbagai lembaga negara melakukan sharing the pain, menghadapi pandemi dengan semangat kebersamaan, menanggung beban bersama seperti burden sharing yang dilakukan pemerintah bersama Bank Indonesia," imbuh dia.

"Dengan berbagai respons kebijakan tersebut, alhamdulillah kita mampu menangani peningkatan belanja kesehatan sekaligus menjaga ekonomi Indonesia dari berbagai tekanan. Meskipun kita sempat mengalami kontraksi yang dalam di kuartal kedua tahun 2020, yaitu -5,32 persen, tapi kuartal berikutnya kita melewati rock bottom, ekonomi Indonesia tumbuh membaik sampai kuartal I/2021 kita berada di -0,74 persen," sambung Jokowi.

Seperti diketahui, kasus Corona di Indonesia semakin mengerikan. Pada Kamis (24/6) kemarin, kasus harian Corona mencatatkan rekor tertinggi, yaitu 20.574 kasus.

Jika dirunut dalam sepekan terakhir, kasus Corona terus melonjak. Berikut ini lonjakan kasus baru Corona dalam sepekan terakhir:

14 Juni: 8.189
15 Juni: 8.161
16 Juni: 9.944
17 Juni: 12.624
18 Juni: 12.990
19 Juni: 12.906
20 Juni: 13.737
21 Juni: 14.536
22 Juni: 13.668
23 Juni: 15.308
24 Juni: 20.574

(knv/imk)