Ini Pendapat Wakil Ketua MPR Soal Konsep Pertanian di Indonesia

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 20:33 WIB
Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Tanah Mandar, Sulawesi Barat. Dalam sosialisasi itu Fadel Muhammad memaparkan tentang tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Tantangan yang kita hadapi sekarang adalah tantangan kesehatan karena pandemi COVID-19 melanda dunia termasuk Indonesia. Juga tantangan ekonomi karena pertumbuhan ekonomi yang anjlok gara-gara pandemi," tutur Fadel dalam keterangannya, Kamis (24/6/2021)

Untuk menghadapi tantangan kesehatan, Fadel meminta pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi massal untuk menciptakan kekebalan tubuh masyarakat (herd immunity). Ia juga mendorong agar vaksin Sputnik V dari Rusia segera masuk ke Indonesia untuk mempercepat program vaksinasi massal tersebut.

Sedangkan tantangan ekonomi yang dihadapi adalah pertumbuhan ekonomi yang anjlok karena melambatnya ekonomi. Fadel menyebutkan pertanian bisa menjadi tulang punggung ekonomi yang sangat diandalkan. Dia mencontohkan keberhasilan pertanian jagung yang menjadi ikon Provinsi Gorontalo.

Ia melihat Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat memiliki potensi pertanian dan sumber daya petani. Menurutnya, pertanian bisa menjadi tulang punggung ekonomi Polewali Mandar.

Untuk itu, Fadel menyebut perlu adanya perubahan dalam konsep pertanian. Selama ini konsep pertanian adalah tanam, panen, dan jual.

"Saya berpendapat konsep itu salah. Konsep ini membuat pertanian kita tidak maju dan mandek. Konsep ini tidak membuat petani berpendapatan," ujar Fadel.

Menurut Fadel, seharusnya dicari dulu pasar untuk produk pertanian dan kepala daerah, gubernur, dan bupati bertanggung jawab untuk mencari pasar produk pertanian. Selain itu, kepala daerah juga ikut menetapkan harga jual produk pertanian.

"Pertanian bukan hanya urusan petani tetapi juga pemerintah daerah. Pemda harus didaur-ulang. Pemda jangan hanya menghabiskan anggaran tetapi juga harus ikut meningkatkan pendapatan rakyat. Ukuran keberhasilan adalah jika pendapatan rakyat meningkat," ungkapnya.

Menyinggung soal sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Fadel mengatakan Empat Pilar MPR RI adalah pondasi untuk membangun bangsa.

"Karena itu kita terus mensosialisasikan agar masyarakat bisa memahami dan menyebarkan Pancasila sebagai ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945, merekatkan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," imbuhnya.

Sebagai informasi, Sosialisasi Empat Pilar ini dihadiri anggota MPR dari Kelompok DPD Ajbar, Staf Ahli Gubernur Sulbar bidang pemerintahan, hukum dan politik Muhammad Ali Chandra, Ketua DPW LDII Sulbar Rianto, Kepala Kanwil Kemenag H.M. Muflih, Staf Khusus Wakil Ketua MPR Hasan Shahab, serta Hana Hasanah Shahab.

(ega/ega)