RS COVID-19 Penuh, Walkot Cilegon Minta Tempat Tidur Pasien Ditambah

M Iqbal - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 12:37 WIB
Petugas medis mempersiapkan ruangan yang akan digunakan untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (30/4/2020). Peralatan medis ini didatangkan oleh CT Corp, bersama Bank Mega serta dukungan Indofood dan Astra Group.
Ilustrasi rumah sakit (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Cilegon -

RS rujukan COVID-19 di Kota Cilegon, Banten, penuh. Wali Kota Cilegon Helldy Agustian pun menginstruksikan agar rumah sakit menambah kapasitas tempat tidur pasien COVID-19.

"Solusinya, Pak Wali sudah menginstruksikan kepada rumah sakit untuk menambah 30 persen ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID," kata Plt Kadinkes Cilegon Dana Sujaksani kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Selain itu, Pemkot Cilegon saat ini tengah berupaya menambah tempat isolasi mandiri. Sebab, sudah beberapa hari ini tempat isolasi mandiri pasien COVID-19 penuh.

"Termasuk isolasi Transhotel kita sudah empat hari ini sudah full terisi semua. Termasuk kita sedang berusaha saat ini sedang mencari tempat isolasi mandiri menambah yang ada sekarang di Transhotel," ujarnya.

Dana mengatakan wisma isolasi bagi pasien tanpa gejala (OTG) pun sudah penuh. Sebanyak 41 kamar yang disiapkan sudah terisi pasien COVID-19.

"Ada 41 kamar. Tetapi itu kan jumlah pasiennya melebihi 41 karena ada yang sekamar 2-3 orang karena satu keluarga, nggak masalah. Tapi ketersediaan 41 kamar itu kemarin sudah terisi semua," kata dia.

Dana melanjutkan, Pemkot Cilegon telah meminta bantuan wilayah tetangga terkait penuhnya rumah sakit rujukan di Kota Cilegon. Hal itu dengan harapan, pasien di Kota Cilegon bisa dirujuk ke daerah tetangga.

"Solusi yang tadi kita sudah berkoordinasi dengan kabupaten tetangga, Serang, Tangerang, termasuk ke Jakarta juga. Sehingga jangan sampai pasien-pasien yang seharusnya dirawat itu terbengkalai di luar, di pelataran, di mana-mana," ujar Dana.

Sebelumnya diberitakan, kasus Corona (COVID-19) di Kota Cilegon mengalami lonjakan signifikan 10 hari terakhir. Akibatnya, sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 penuh.

Plt Kepala Dinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan lonjakan jumlah kasus Corona di Cilegon mengalami peningkatan 4,3 persen sejak 10 hari lalu. Angka positif per hari rata-rata 30-40 kasus.

Akibat lonjakan itu, tiga rumah sakit rujukan di Kota Cilegon penuh. Bed occupancy rate (BOR) di tiga rumah sakit melebihi kapasitas yang tersedia.

"Dan BOR kita rumah sakit rujukan itu sudah melebihi 100 persen, baik itu di RSKM maupun di RSUD Kurnia, itu sudah melebihi kapasitas," kata Dana saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/6/2021).

(mae/mae)