Hendra Subrata, Buron Percobaan Pembunuhan Akan Dideportasi dari Singapura

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 09:14 WIB
poster
Ilustrasi Penangkapan (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Buronan kasus percobaan pembunuhan, Hendra Subrata alias Endang Rifai akan segera dideportasi dari Singapura dan dieksekusi ke Indonesia. Hendra Subrata tertangkap saat akan memperpanjang paspornya di Singapura.

Hal itu bermula, pada tanggal 18 Februari 2021 Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung dihubungi oleh Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura. KBRI Singapura menyampaikan ada seseorang WNI yang bernama Endang Rifai (ER) berada di KBRI Singapura, hendak memperpanjang paspornya.

"Setelah dicek identitasnya, bahwa Endang Rifai adalah orang yang sama dengan seorang WNI yang bernama Hendra Subrata alias Anyi, dan merupakan terpidana yang masuk dalam buronan (DPO) Kejaksaan Republik Indonesia cq. Kejaksaan Negeri Jakarta Barat," kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kamis (24/6/2021).

Kemudian Jaksa Agung ST Burhanuddin pada tanggal 19 Februari 2021 langsung berkoordinasi dengan Dubes RI di Singapura untuk membantu pemulangan Hendra Subrata ke RI. Sebelumnya Hendra Subrata akan dipulangkan bersama Adelin Lis, buronan kasus pembalakan liar, tetapi tidak dilakukan.

"Semula direncanakan pemulangan DPO Terpidana Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai dilakukan bersamaan dengan pemulangan buronan Terpidana Adelin Lis dengan menggunakan pesawat khusus yang telah dipersiapkan Kejaksaan Republik Indonesia (pesawat Charter)," ujarnya.

Kemudian terpidana kasus percobaan pembunuhan itu akan dideportasi ke Indonesia pada 26 Juni.

"Deportasi terhadap terpidana Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai, direncanakan akan tiba di Indonesia pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021," ungkapnya.

Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai merupakan terpidana yang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP, dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun.

Dilansir Antara, korban Herwanto Wibowo merupakan pebisnis properti. Terpidana Hendra Subrata melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban hingga mengalami cacat permanen sekitar Maret 2008.

Simak juga 'Berbulan-bulan Buron, Pelaku Pencabulan Mantan Pacar di Sultra Diciduk':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/imk)