Makin Penuh! Ranjang Isolasi COVID-19 di DKI Terisi 90%, ICU 86%

Tiara Aliya - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 21:04 WIB
Petugas medis mempersiapkan ruangan yang akan digunakan untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (30/4/2020). Peralatan medis ini didatangkan oleh CT Corp, bersama Bank Mega serta dukungan Indofood dan Astra Group.
Ilustrasi tempat tidur isolasi pasien COVID0-19. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 di RS Jakarta makin menipis. Riza mengatakan keterisian tempat tidur isolasi dan ICU sudah di Jakarta sudah di atas rata-rata.

"Ketersediaan tempat tidur memang ada peningkatan sampai 90 persen yang terpakai, ICU 86 persen," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2021).

"Ini sudah di atas rata-rata," sambungnya.

Karena itu, Riza pun meminta masyarakat meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Dia juga meminta warga tetap berada di rumah.

"Untuk itu kami minta masyarakat meningkatkan disiplin dan kewaspadaannya, tetap berada di rumah sebagai tempat yang terbaik, jangan keluar rumah, apalagi bagi anak-anak di bawah 9 tahun, orang tua di atas 60 tahun," ujarnya.

Politikus Gerindra itu menambahkan, saat ini Pemprov DKI tengah berupaya membatasi mobilitas warga. Hal ini demi mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menularkan virus Corona.

"Kami juga memberlakukan titik-titik jalan-jalan yang berpotensi menimbulkan kerumunan ditutup setelah jam 21. Operasional resto, mal, dan lain-lain ditutup jam 20," jelas Riza.

Seperti diketahui, kasus COVID-19 di DKI Jakarta terus melonjak. Hari ini saja, ada 4.693 orang yang dilaporkan terpapar COVID-19.

Angka kematian akibat COVID-19 di DKI Jakarta juga dilaporkan meningkat. Meningkatnya angka kematian ini membuat petugas pemakaman kewalahan.

"Baru jam 6 sudah 146 orang dan dinas pemakaman tidak sanggup nguburin, sudah capek semuanya. Sampai jam 6 doang. Sisanya ditaruh di puskesmas-puskesmas," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri saat rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Simak Video: 2 PR Besar DKI Jakarta dalam Penanganan Pandemi COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)