Poyuono Klaim Usul Perpanjang Jabatan Jokowi ke 'Three Musketeers' Istana

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 10:40 WIB
Waketum Gerindra Arief Poyuono
Arief Poyuono (Foto: detikcom)
Jakarta -

Eks Waketum Gerindra, Arief Poyuono, mengaku mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Poyuono menyebut usulan itu disampaikannya ke 'The Three Musketeers' Istana.

"Orang-orang yang selama Jokowi menjabat jadi presiden selalu didengar masukannya," kata Poyuono kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Poyuono menyampaikan usulan perpanjangan masa jabatan presiden kepada 'The Three Musketeers' Istana yang loyal kepada Jokowi. Dia menyebut tiga orang itu selalu setia membantu Jokowi.

"Istilahnya orang ini adalah Three Musketeers-nya Kangmas Jokowi yang setia dan loyal dalam membantu Kangmas Jokowi," ujar Poyuono.

Poyuono menyebut 'The Three Muskerteers' ini berinisial L, P, dan M. Namun, Poyuono enggan menyebut detail ketiga sosok itu.

"The Three Musketeers-nya Kangmas Jokowi itu disingkat LPM," ucap Poyuono.

"Cari tahu sendiri karena tak elok saya sebut nama-nama The Three Musketeers," imbuhnya.

Sebelumnya, skenario wacana perpanjangan masa jabatan presiden selama 3 tahun dengan alasan pandemi COVID-19 sempat beredar. Namun patut diingat, perpanjangan masa jabatan presiden tetap harus melalui amendemen UUD 1945. Rencana amendemen pun sebetulnya sudah berembus sejak awal MPR periode 2019-2024 menjabat.

Lantas, siapa yang menggodok skenario-skenario tersebut? Fraksi PDIP MPR RI justru mengaku tidak pernah mendengar perihal skenario-skenario terkait perpanjangan masa jabatan presiden.

"Saya tidak pernah dengar isu tersebut," kata anggota MPR RI Fraksi PDIP Djarot Saiful Hidayat kepada wartawan, Selasa (22/6).

Dia mengatakan wacana amendemen UUD 1945 saat ini masih dalam penggodokan di Badan Pengkajian (BP) MPR. MPR periode 2014-2019 merekomendasikan amendemen terbatas, yang hanya terkait Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

"BP MPR fokus untuk menindaklanjuti rekomendasi MPR periode 2014-2019 untuk mengkaji secara mendalam tentang bentuk hukum dan substansi haluan negara," terang Djarot.

Jubir Tegaskan Jokowi Tolak 3 Periode

Jubir Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Jokowi setia terhadap amanat konstitusi. Pasal 7 UUD 1945 amandemen ke-1 berbunyi 'Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan'.

"Mengingatkan kembali, Presiden Joko Widodo tegak lurus konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap reformasi 1998," kata Fadjroel, dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/6/2021).

"Penegasan Presiden Jokowi menolak wacana presiden tiga periode, yang pertama pada 12/2/2019, 'Ada yang omong presiden dipilih tiga periode itu, ada tiga (motif) menurut saya. Satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka. Yang ketiga, ingin menjerumuskan'. Itu saja," kata Jokowi seperti disampaikan Fadjroel.

Simak video 'Kisruh Wacana Jabatan Presiden 3 Periode':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/haf)