Kemendagri Minta Pemprov DKI Turunkan Kasus Corona dan Angka Kematian

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 18:21 WIB
eorang seniman melukis mural di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Timur, Rabu (2/12/2020). Nantinya akan ada 100 tiang TOL yang akan dimural dengan gambar protokol kesehatan.
Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Jakarta genap berusia 494 tahun pada hari ini. Dalam rangka peringatan HUT Jakarta, Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori memberikan dukungan kepada DKI Jakarta dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Di tahun kedua pandemi ini, kita semua berharap dan mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tetap semangat dan optimis dalam upaya menangani pandemi Covid-19 dan dampaknya, agar kita dapat bangkit kembali mewujudkan harapan-harapan kita semua," kata Hudori dalam sambutannya di rapat paripurna DPRD DKI seperti dikutip dari situs Kemendagri, Selasa (22/6/2021).

Hudori membeberkan data terkait penanganan COVID-19 di Jakarta. Berdasarkan data yang dimilikinya, total terdapat sebanyak 458.815 kasus positif di Ibu Kota. Angka itu menyumbang sekitar 23,4% dari total kasus positif nasional. Selain itu, Hudori memberikan perhatian atas ketersediaan tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) di DKI yang telah mencapai angka 61,94%.

"Kondisi ini memerlukan respons kebijakan yang cepat dan terukur. Untuk itu, saya berpesan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memonitor perkembangan COVID-19 di DKI Jakarta," tegasnya.

Hudori juga meminta Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menekan grafik kurva harian positif COVID-19 (positivity rate) dan angka kematian (fatality rate). Selain itu, Pemprov DKI diminta untuk meningkatkan terus angka kesembuhan (recovery rate) serta menjaga ketersediaan tempat tidur perawatan dan isolasi (bed occupancy ratio) agar di bawah 50%.

"Selain itu, menjaga ketersediaan tenaga kesehatan, obat-obatan, sarana-prasarana kesehatan juga sangat penting untuk terus dimonitor dan ditangani kendalanya," ujar Hudori.

Hudori juga berpesan agar penegakan disiplin protokol kesehatan terus dilakukan. Dia meminta agar posko-posko COVID-19 sampai tingkat RT/RW terus aktif.

"Tingkatkan terus koordinasi, komunikasi dan kerja sama dengan jajaran Forkopimda, serta stakeholder terkait agar kendala yang dihadapi dapat diatasi bersama," imbuhnya.

Hal lain yang disampaikan Hudori adalah vaksinasi. Dia meminta proses vaksinasi COVID-19 di Jakarta dipercepat.

(knv/imk)