Update Corona Bandung: 200 Pasien Sembuh-BOR Sisa 5%

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 18:14 WIB
Update Corona Bandung: 200 Pasien Sembuh-Walkot Bandung Dorong Disiplin Prokes
Update Corona Bandung: 200 Pasien Sembuh-Walkot Bandung Dorong Disiplin Prokes (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Update Corona di Bandung masih terus dipantau kala masuk dalam zona merah beberapa waktu lalu. Lonjakan jumlah kasus COVID-19 di Bandung dan Bandung Barat memicu pemerintah setempat memberlakukan sejumlah aturan melalui PPKM mikro.

Ada sejumlah aturan yang diperketat setelah dua kabupaten di Jawa Barat tersebut masuk zona merah. Aturan seperti menerapkan 75 persen WFH untuk perkantoran, pembelajaran dilaksanakan jarak jauh atau daring, hingga kapasitas maksimal pengunjung ke pusat perbelanjaan baik tradisional maupun modern 25 persen dan tutup pukul 20.00 WIB.

Update Corona Bandung: 200 Pasien Sembuh

Menurut data yang ditayangkan Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, Senin (21/6) malam, ada 200 pasien COVID-19 di kota Bandung yang sudah sembuh, menambah total kesembuhan mencapai 20.219 orang sejak pandemi.

Adapun terkait penambahan kasus, ada 15 pasien yang dinyatakan positif sehingga bertambah menjadi 1.699 orang. Sementara kasus meninggal dunia bertambah tiga orang, menjadi 337 orang.

Kecamatan dengan kasus tertinggi di Kota Bandung adalah Kecamatan Arcamanik. Ada total 132 kasus positif aktif.

Selanjutnya,untuk Kecamatan Cibeunying Kidul sebanyak 119 kasus, Rancasari 105 kasus, Antapani 105 kasus, dan Babakan Ciparay 95 kasus.

Update Corona Bandung: Persidangan Ditunda Usai Hakim Positif COVID

Melonjaknya jumlah kasus COVID-19 di Bandung juga membuat persidangan di sejumlah Pengadilan Agama tertunda. Diketahui ada beberapa hakim PA Bandung yang tak dapat bertugas setelah dinyatakan positif COVID-19.

Pejabat Humas PA Bandung Mustopha mengatakan ada enam orang yang terpapar virus di lingkungan PA Bandung. Mereka di antaranya hakim dan pegawai.

Terkait agenda persidangan, PA Bandung akan meniadakan seluruh agenda hingga Jumat mendatang.

Update Corona Bandung: BOR Sisa 5 Persen

Menurut data yang dihimpun dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar) per 21 Juni 2021, BOR di Kabupaten Bandung mencapai 95,32 persen. Dengan kata lain, angka keterisian ruang isolasi atau bed occupancy rate (BOR) bagi pasien COVID-19 hanya tersisa 5 persen.

Sementara itu, dari total bed yang dimiliki RS rujukan, hanya tersisa 16 bed.

"Okupansinya untuk Kabupaten Bandung berdasarkan laporan kemarin cukup tinggi kurang-lebih ada 92 (hingga 95) persen," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Grace Mediana di Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (22/6/2021).

Update Corona Bandung: Walikota Ingatkan Disiplin Prokes Ketat

Wali Kota Bandung angkat suara soal desakan lockdown di wilayahnya. Oded menegaskan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat soal lonjakan kasus di wilayahnya.

Oded juga menilai disiplin protokol kesehatan menjadi kunci pengendalian kasus Corona yang kini melonjak.

"Kita selalu berkoordinasi, baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Dalam dua pekan ini, yang Mang Oded rasakan intensitasnya terus, dengan menteri, dengan Presiden, terus dilakukan dalam rangka mengantisipasi apabila ada lonjakan," jelasnya.

Senada dengan Oded, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku akan mengikuti kebijakan pusat soal desakan lockdown. Namun Ridwan Kamil menyebut Jawa Barat kini sudah tak memiliki anggaran jika harus memenuhi kebutuhan warga saat lockdown.

"Dan kami dari Jabar anggaran memang sudah tidak ada. Jadi, kalaupun itu diadakan, dukungan logistik dari pusat harus betul sudah siap baru kami akan terapkan di Jawa Barat," ujarnya.

(izt/imk)