Vaksinasi di Puskesmas Polman Dipadati Warga, Petugas Kewalahan

Abdy Febriady - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 16:50 WIB
Vaksinasi di Puskesmas Wonomulyo, Polman, Sulbar dipadati warga (Abdy/detikcom).
Vaksinasi di Puskesmas Wonomulyo, Polman, Sulbar dipadati warga (Abdy/detikcom)
Polman -

Program vaksinasi COVID-19 di sejumlah puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), dipadati warga. Petugas vaksinasi di puskesmas sempat kewalahan melayani warga.

Seperti yang terjadi di Puskesmas Kecamatan Wonomulyo, Polman, Selasa (22/6/2021), tampak pelataran puskesmas yang dijadikan lokasi pelayanan vaksinasi penuh oleh warga yang ingin mendapatkan suntikan vaksin. Tidak sedikit warga yang terpaksa kembali pulang, lantaran kehabisan nomor antrean.

Jika pada hari biasanya petugas puskesmas hanya melayani 50-70 warga untuk divaksin, hari ini melonjak menjadi 200 warga.

"Untuk hari ini kita targetkan 200 sasaran yang divaksinasi, untuk besok kita sudah siapkan juga. Tadi ada beberapa yang pulang, agak terlambat datang karena nomor antrean sudah tidak ada, " kata Kepala UPTD Puskesmas Wonomulyo, H Suaib, kepada wartawan di kantornya, Selasa (22/6).

Diakui Suaib, membeludaknya jumlah warga yang ingin mendapatkan suntikan vaksin membuat petugas di puskesmas kewalahan. Apalagi tenaga medis yang melakukan pelayanan di puskesmas diakui masih kurang.

"Tenaga dokter yang ada di puskesmas itu masih dirasa kurang, sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya turun juga ke masyarakat, antisipasi penyakit-penyakit lain yang sering muncul, ditunda dulu pelaksanaannya, karena kita berfokus pada vaksinasi," terangnya.

Kendati demikian, Suaib mengaku bersyukur dengan tingginya animo warga untuk mengikuti vaksinasi. Hal tersebut diakui sebagai bukti bahwa masyarakat mulai sadar, akan pentingnya vaksinasi untuk memutus rantai penularan virus corona.

"Itulah yang menjadi harapan kita, pelaksanaan vaksinasi menyadari pentingnya tindakan preventif yang harus dilakukan dalam pencegahan COVID-19, " beber Suaib.

Untuk itu, ia mengaku berupaya melakukan langkah terbaik guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Langkah-langkah puskesmas tentunya, menyiapkan tim yang solid dalam pelaksanaan kegiatan, oleh karena dalam pelaksanaan hari ini kita lihat angkanya meningkat dibanding pelaksanaan hari kemarin. Sehingga teman-teman diharapkan bisa memberikan pelayanan ke masyarakat, dengan tetap menerapkan standar yang ada," terang Suaib.

Terkait ketersediaan vaksin di Puskesmas Wonomulyo, diakui Suaib sudah mulai menipis. Bahkan, menurut dia, vaksin yang tersedia saat ini hanya bertahan untuk pelayanan hingga dua hari ke depan.

"Tadi konfirmasi ke Dinas Kesehatan (Polewali Mandar) bahwa untuk saat ini ketersediaan vaksin sudah mulai menurun, berkurang di dinas kesehatan. Antisipasinya, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Untuk Puskesmas paling bertahan hingga dua hari ini," pungkasnya.

(nvl/nvl)