PPKM Kota Bogor: WFH 50%, Bioskop Buka, Mal Tutup Pukul 20.00

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 14:36 WIB
Petugas gabungan mengatur lalu lintas saat pemberlakuan aturan ganjil genap di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/6/2021). Pemkot Bogor kembali memberlakukan aturan ganjil genap untuk kendaraan roda dua dan empat pada setiap akhir pekan untuk mengurangi mobilitas warga sekaligus mengendalikan lonjakan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor yang mencapai 204 kasus pada Kamis (17/6/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/rwa.
Situasi jalan raya di Kota Bogor (ARIF FIRMANSYAH)
Jakarta -

Kota Bogor mengeluarkan aturan baru mengenai PPKM mikro di wilayahnya. Pemkot Bogor membatasi kegiatan masyarakat di tempat umum maksimal 25 persen dari kapasitas yang telah disediakan.

Pedoman dalam PPKM mikro itu dikeluarkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya melalui Surat Edaran Nomor 440/3212-Huk.HAM. Surat Edaran ini diberlakukan pada 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Dalam aturan ini, Bima Arya membagi aturan menjadi tiga kategori. Tiga kategori itu adalah PPKM tingkat kota, PPKM tingkat komunitas, dan PPKM berbasis mikro.

Kantor WFH 50%

Pada tingkat kota, Bima Arya membatasi kapasitas kantor. Bima Arya meminta kantor menerapkan 50 persen karyawan bekerja dari rumah atau work from home (WFO).

"Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 50% (lima puluh persen) dan work from office (WFO) sebesar 50% (lima puluh persen)," demikian bunyi Surat Edaran Walkot Bogor Bima Arya yang diterima detikcom, Selasa (22/6/2021).

Kegiatan Belajar Mengajar Daring dan Luring

Bima Arya mengizinkan kampus melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring dan luring. Namun untuk SMA dan SMP akan dilakukan pembukaan secara terbatas.

"Melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring (online) dan luring (offline) atau tatap muka untuk perguruan tinggi/akademi. SMA dan SMP dibuka secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat melalui Peraturan Wali Kota Bogor," kata dia.

Mal dan Tempat Makan Tutup Pukul 20.00 WIB

Jam operasional mal dan tempat makan, kata Bima Arya, akan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Pengunjung dibatasi sebanyak 25 persen.

"Kegiatan di pusat perbelanjaan/mal dibuka sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Kegiatan restoran (makan/minum ditempat sebanyak 25 persen sampai pukul 20.00 WIB, dan diizinkan take away sampai pukul 21.00 WIB) dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat," kata dia.

Tempat Ibadah Kapasitas 50%

Bima Arya mengizinkan tempat ibadah untuk beroperasi selama PPKM mikro ini. Kapasitas jemaah dibatasi sebanyak 50 persen, sementara di zona merah ditiadakan.

"Mengizinkan pelaksanaan kegiatan di tempat ibadah dengan kapasitas 50% (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat," tuturnya.

Kegiatan Seni hingga Fasilitas Umum Kapasitas 25%

Selain itu, Bima Arya membatasi kegiatan seni dan budaya sebanyak 25 persen dari kapasitas. Begitu juga dengan kegiatan di tempat umum.

"Membatasi kegiatan seni, sosial dan budaya yang berpotensi kerumunan pada perkumpulan/pertemuan berupa rapat, seminar, kapasitas 25% (dua puluh lima persen) dengan protokol kesehatan secara ketat," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2