Walkot Kendari Minta Pemerintah Jadikan Vaksinasi Syarat Perjalanan

Antara - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 12:18 WIB
Poster
Ilustrasi virus COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Kendari -

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengusulkan kepada pemerintah pusat agar menjadikan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat wajib bagi warga yang hendak melakukan perjalanan antardaerah.

"Saya menyarankan kepada pemerintah pusat, kalau bisa, izin untuk perjalanan antardaerah itu disertai dengan hasil vaksin. Artinya, kalau selama ini kan hanya (hasil tes) swab antigen saja, (selanjutnya) kalau bisa sudah disertai dengan hasil vaksin," kata Wali Kota di Kendari, Sulawesi Tenggara, seperti dilansir Antara, Selasa (22/6/2021).

"Jadi yang boleh melakukan perjalanan antardaerah sebaiknya sudah divaksin. Kenapa? Walaupun ini bukan jaminan, kan kita lihat bersama bahwa hasil vaksinasi ini relatif efektif untuk melakukan pengendalian (penularan COVID-19)," ia menambahkan.

Sulkarnain mengemukakan, meskipun tidak bisa menjamin seseorang tidak tertular virus Corona, vaksinasi bisa meningkatkan ketahanan seseorang terhadap COVID-19.

"Ini kami sarankan, kenapa? Karena jumlah coverage (cakupan) vaksinasi kita kan juga sudah lumayan. Walaupun memang belum memenuhi persentase yang besar, saya kira ini sekaligus bisa mendorong masyarakat untuk mau secara sukarela mengikuti program vaksinasi," katanya.

Ia mengemukakan, vaksinasi dan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas) diharapkan bisa efektif mengendalikan penularan COVID-19.

"Saya kira cara ini mungkin mudah-mudahan bisa mendorong kita untuk semakin bisa menghadapi ataupun mengendalikan situasi pandemi COVID-19 yang sekarang trennya sedang naik," kata Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.

Bagaimana pemberlakuan PPKM di Kendari? Simak halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2