Polisi Tangkap Kurir Narkoba di Riau, 19 Kg Sabu-500 Pil Ekstasi Disita

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 12:02 WIB
Konferensi pers di Polda Riau terkait kasus narkoba (Raja Adil-detikcom)
Foto: Konferensi pers di Polda Riau terkait kasus narkoba (Raja Adil-detikcom)
Pekanbaru -

Polda Riau menangkap dua orang diduga kurir narkoba, RA (24) dan AB (24). Ada 19 Kg sabu dan 500 butir ekstasi yang disita dari kedua kurir itu.

"Kami lakukan penangkapan bersama Bea Cukai Bengkalis. Setelah didalami ada 19 Kg sabu dan 500 butir pil ekstasi pesanan dari bandar di Lubuk Linggau, Sumsel," ujar Kapolda Riau, Irjen Agung, di Mapolda Riau, Pekanbaru, Selasa (22/6/2021).

Dia mengatakan penangkapan dilakukan dalam operasi gabungan Polda Riau, Polres Bengkalis dan Bea Cukai Bengkalis di Bengkalis, Sabtu (19/6). Dia menyebut barang haram itu akan diantar ke Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

"Bandar di Linggau pesan. Barang haram ini berjalan dari seberang (Malaysia) ke Pekanbaru, disiapkan kapal laut untuk menyeberangkan barang haram ini dan kita dapatkan informasi 19 Kg dan 500 dibawa dari laut," kata Agung.

Setelah sampai di darat, barang dibawa dua kurir menggunakan sepeda motor. Kurir yang membawa sabu dan ekstasi itu tertangkap di Jalan Lintas Bengkalis-Bantan.

"Barang dibawa pakai motor dengan sekali angkut 19 Kg. Ini adalah upaya untuk memutus pemasok di kampung-kampung narkoba. ini juga akan dikirim ke bandar di Lubuk Linggau," katanya.

Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Victor Siagian, mengatakan kedua kurir itu sempat melawan saat akan ditangkap. Petugas dari tim gabungan pun menabrak sepeda motor yang dikendarai kedua kurir.

"Sempat terjadi perlawanan, makanya kita tabrak sepeda motornya pakai mobil. Tetapi semua anggota selamat, pelaku bisa kita amankan," kata Victor.

"Hasil interogasi mereka disuruh seseorang inisial SN dan yang melarikan diri inisial I. Di mana upah yang dijanjikan adalah Rp 10 juta per Kg dan baru diberi uang muka Rp 5 juta," kata Victor.

Selain membawa 19 Kg sabu, pelaku disebut mengaku sudah pernah mengirim 5 Kg sabu. Sabu itu dikirim pada Mei lalu dan dapat upah Rp 50 juta.

Simak juga 'Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, 6 Orang Diamankan':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)