Periksa Saksi dari Swasta, KPK Dalami soal Aset Eks Dirut Sarana Jaya

Azhar Bagas Ramad - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 08:56 WIB
Film dokumenter KPK Endgame ditonton oleh pegawai tak lolow TWK.
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK memeriksa saksi dari pihak swasta, Made Elviani, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. KPK konfirmasi soal adanya dugaan kepemilikan berbagai aset milik mantan Direktur Utama (Dirut) PT Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC).

"Made Elviani (Swasta) dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan kepemilikan berbagai aset oleh tersangka YRC," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Ali mengatakan Made diperiksa sebagai saksi Yoory dkk. Pemeriksaan itu dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (21/6) kemarin.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Salah satu tersangka tersebut adalah mantan Direktur Utama Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan. Akhir-akhir ini, KPK juga menetapkan Direktur PT ABAM (Aldira Berkah Abadi Makmur) Rudy Hartono Iskandar sebagai tersangka.

Tersangka selanjutnya adalah Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian dan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene. Lalu, ada satu lagi yang dijerat sebagai tersangka, yaitu korporasi atas nama PT Adonara Propertindo.

Mereka diduga melakukan korupsi pengadaan tanah di Pondok Rangon, Jakarta Timur, tahun anggaran 2019. Kasus dugaan korupsi ini mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 152,5 miliar.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Perkara dugaan korupsi pengadaan lahan di DKI itu muncul ke permukaan setelah adanya dokumen resmi KPK yang mencantumkan sejumlah nama tersangka. Belakangan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menonaktifkan Yoory dari jabatannya itu.

Simak video 'Jadi Tersangka! Eks Dirut Sarana Jaya Diduga Rugikan Negara Rp 152 M':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)