Longsor Akibat Hujan Lebat di Ambon, 2 Warga Luka-luka

Antara - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 01:21 WIB
Ilustrasi fokus (bukan buat insert) Banjir & Longsor 2018 (Fuad Hasim/detikcom)
Foto: Ilustrasi (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Hujan lebat yang mengguyur Pulau Ambon menyebabkan sebuah rumah di kawasan Kebun Cengkih, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, tertimpa longsoran tanah. Dua warga mengalami luka-luka akibat longsor itu.

"Longsoran tanah hingga merobohkan rumah warga milik Aris Solisa terjadi di Kebun Cengkeh RT 004 RW 009 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau," kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu I. Leatemia, seperti dilansir Antara, Senin (21/6/2021).

Dua korban yang mengalami luka-luka adalah Rifky F. Soilisa (25) yang merupakan seorang anggota Polri dan Akbar Ely (27). Menurut dia, Rifky Soilisa yang merupakan anggota satuan Shabara Polres Seram Bagian Barat ini mengalami patah tulang pada lengan kiri, luka lecet di kaki kiri, luka robek pada bagian bawah bibir, serta luka robek pada bagian perut.

"Korban baru datang dari Seram Bagian Barat ke Kota Ambon untuk mengikuti kegiatan secara kedinasan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Passo, Ambon berupa pelatihan SAR Polair," ujar Leatemia.

Sedangkan, Akbar Elly yang merupakan seorang karyawan swasta ini mengalami luka robek pada bagian atas kaki sebelah kiri dan keduanya sudah ditangani secara medis setelah dievakuasi ke RS Bayangkara.

Aris Soilisa (54), selaku pemilik rumah menjelaskan kalau anaknya Rifky baru tiba di rumah pada Sabtu, (19/6) untuk mengikuti pelatihan di SPN Passo dan keesokan harinya dia meminta izin keluar menemui temannya di Asrama Polisi Tantui sekitar pukul 19.00 WIT untuk menanyakan perlengkapan pakaian yang digunakan saat pelatihan.

Kemudian korban datang ke rumah dalam kondisi hujan yang deras lalu disuruh istirahat oleh ayahnya sehingga dia langsung masuk kamar sekitar pukul 11.00 WIT.

Pada pukul 11:30 WIT, ayah korban mendengar ada suara gemuruh longsoran tanah di dekat rumahnya. Ayah korban langsung keluar melihat rumah tersebut sudah roboh dan langsung minta tolong kepada warga setempat. Pukul 00.31 WIT para korban dievakuasi oleh warga setempat dan dibantu pihak kepolisian untuk dirawat ke RS Bhayangkara Tantui.

(rfs/rfs)