Anies Tinjau Pembatasan di Jl Bulungan: Kita Coba Semua Cara Tekan Corona

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 23:32 WIB
Anies Baswedan meninjau penutupan di Jalan Bulungan Jakarta Selatan sambil bersepeda
Foto: Anies Baswedan meninjau pembatasan di Jalan Bulungan Jakarta Selatan sambil bersepeda (Dias/detikcom)
Jakarta -

Pembatasan mobilitas imbas melonjaknya kasus COVID-19 dilakukan di 10 titik DKI Jakarta mulai pukul 21.00-04.00 WIB, salah satunya di Jalan Bulungan, Jakarta Selatan (Jaksel). Malam ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pulang ngantor dengan bersepeda sambil meninnjau kawasan Bulungan yang ditutup.

Pantauan detikcom, Senin (21/6/2021), Anies beserta ajudannya melewati Jalan Bulungan dari Jalan Pati Unus dengan bersepeda sekitar pukul 22.26 WIB. Anies menggunakan sepeda hitam, lengkap dengan helm berwarna abu-abu.

Anies tampak berbincang dengan anggota kepolisian yang berjaga di titik pembatasan Jalan Bulungan. Anies mengaku hanya lewat sambil jalan pulang.

"Ini mau pulang. Sekalian lewat ke sana (menunjuk Jalan Kyai Maja arah Pondok Indah)," kata Anies saat ditemui.

Anies menjelaskan bahwa pembatasan itu dilakukan untuk mencegah segala kegiatan yang berpotensi melampaui jam operasional, yakni pukul 21.00 WIB. Menurutnya, kebijakan yang dilakukan saat ini merupakan bentuk ikhtiar dalam mendisiplinkan protokol kesehatan.

"Ya memang ini koordinasi dengan Kapolda. Usahanya adalah untuk mencegah kegiatan yang sudah melampaui jam operasi. Kan jam operasinya hanya diizinkan selama ini sampai jam 9," terangnya.

"Jadi tempat-tempat yang di situ banyak restoran, kafe, maka jalanan di tempat itu ditutup. Kecuali untuk penghuni. Pengunjung tidak diizinkan. Ini ikhtiar kita untuk sama-sama menegakkan kedisiplinan prokes," sambung Anies.

Lebih lanjut, Anies mengklaim pihaknya sedang mencoba segala cara untuk menekan angka COVID-19. Anies mengharapkan kepatuhan masyarakat supaya taat terhadap peraturan yang ada.

"Kita coba semua cara. Sebenarnya cara yang paling efektif ya masing-masing ikutin (aturan). Sudah jelas jam 9 tidak boleh, ya jangan. Tapi dalam praktiknya, tidak semua langsung taat. Karena itulah terpaksa dilakukan pendisiplinan seperti ini," imbuhnya sambil pergi.

Berikut ini rincian 10 titik yang dilakukan pembatasan demi membatasi mobilitas warga di tengah lonjakan kasus Corona:

1. Bulungan dari Traffic Light Bulungan belakang Kejagung sampai dengan kawasan Mahakam
2. Kemang mulai dari pertigaan Kem Chicks kemudian sampai McD, sampai ke ujung arah selatan ke dekat Jalan Benda
3. Gunawarman, Suryo dan SCBD dari Gunawarman depan KFC sampai pertigaan Apotek Senopati sampai lurus ke Santa-Blok S
4. Sabang sepanjang Jalan Sabang
5. Cikini Raya dari Jalan Cikini sampai dengan Raden Saleh
6. Asia Afrika mulai dari Traffic Light pertigaan Hotel Fairmont sampai dengan pertigaan Pakubuwono, Mustopo, Senayan City
7. BKT sepanjang jalan BKT
8. Seluruh kawasan Kota Tua Jakbar mulai dari Hayam Huruk sampai Kunir Stasiun Beos
9. Boulevard Kelapa Gading
10. Kawasan PIK yaitu PIK 2 setelah menyebrang jembatan

(maa/maa)