Viral Pengiring Jenazah di Jakut Rusak-Keroyok Sopir Truk, Polisi Selidiki

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 13:43 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Jakarta -

Beredar video di media sosial memperlihatkan sebuah truk kontainer di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), dirusak dan sopirnya dianiaya oleh sekelompok orang pengiring jenazah. Polisi turun tangan menyelidiki peristiwa tersebut.

Dalam video, terlihat bahwa sekelompok orang tersebut menghentikan laju kontainer yang dianggap menghalangi jalan. Gerombolan pengantar jenazah itu marah-marah hingga melakukan pemukulan terhadap sopir kontainer.

Sekelompok pengantar jenazah itu tampak mengerubungi truk sambil menggebrak-gebrak mobil bagian depan. Tiba-tiba ada seseorang memukul bagian kaca depan truk hingga pecah.

Polisi telah menerima laporan terkait adanya perusakan serta penganiayaan terhadap sopir kontainer di Jakut. Kapolsek Cilincing Kompol Eko Setio menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Petugas kita, Reskrim langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu segerombolan orang ini yang melakukan perusakan atau pemukulan terhadap supir tersebut," ujar Eko Setio saat dihubungi detikcom, Minggu (20/6/2021).

Eko membenarkan bahwa gerombolan orang dalam video yang beredar merupakan iring-iringan pengantar jenazah. Dia akan mencari tahu kelompok pengiring jenazah yang meresahkan tersebut.

"Iya itu kan iring-iringan jenazah, makanya itu di Instagram banyak yang bilang, orang itu udah mati ngapain mesti cepet-cepet sampai mukul-mukulin gitu," kata Eko.

Eko memastikan polisi akan segera menangkap para pelaku. Sebab, pihaknya tak segan-segan menindak iring-iringan pengantar jenazah yang bersikap arogan di jalanan.

"Polsek sudah merespon untuk kejadian tersebut akan segera menangkap pelaku pengeroyokan atau perusakan truk tersebut," ucapnya.

"Akan kita tindak kalau ada lagi untuk iring-iringan jenazah yang arogansi nya ditonjolkan selama dalam perjalanan, kita akan lakukan penyetopan dan pemeriksaan terhadap mereka," imbuhnya.

Lihat juga Video: TPU Marcanda Gowa Sudah Diisi 1.007 Makam Jenazah Pasien Covid-19

[Gambas:Video 20detik]



(fas/dhn)