Buron Kakap Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia, Ini Fakta-faktanya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 11:59 WIB
Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia, Ini fakta-faktanya!
Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia, Ini fakta-faktanya! (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sosok Adelin Lis kembali jadi sorotan setelah buron selama lebih dari 10 tahun. Buron kasus pembalakan liar itu ditangkap di Singapura dan sudah dideportasi ke Indonesia.

Kembali pada awal mula kasus illegal logging menjeratnya pada 2006. Saat itu, Polda Sumut menangani kasus Adelin Lin, namun dia kabur ke China dan menjadi buron.

Saat kabur, Adelin Lis sempat tertangkap di Beijing, China, namun ia kembali bisa mengelabui petugas dan menghilang tanpa jejak. Setelah 10 tahun lebih menghilang, Adelin Lis terjerat kasus pemalsuan dokumen di Singapura dan kini sudah dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani hukuman atas perbuatannya.

Bagaimana sebenarnya fakta-fakta pemulangan Adelin Lis ke Indonesia? Berikut ini ulasannya.


Adelin Lis
Ditangkap atas Paspor Palsu

Pada 9 Juni 2021, Adelin Lis dijatuhi hukuman denda SinD 14 ribu yang dibayarkan dua kali dalam periode satu minggu oleh Pengadilan Singapura atas kasus paspor palsu. Paspor palsu atas nama Hendro Leonardi itu kemudian dikembalikan ke Pemerintah Indonesia dan skenario deportasi sudah disiapkan.

"Jaksa Agung RI ST Burhanudin meminta untuk memulangkan buronan Adelin Lis dari Singapura ke Jakarta. Adelin Lis yang menjadi buronan lebih dari 10 tahun, tertangkap di Singapura karena memalsukan paspor dengan menggunakan nama Hendro Leonardi dan dihukum Pengadilan Singapura dengan denda SinD 14 ribu serta dideportasi dari Negara Singa," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).

Pihak Keluarga Adelin Lis Sempat Ingin Pulangkan Buron Sendiri

Skenario deportasi Adelin Lis kemudian diatur usai ditangkap di Singapura. Pada mulanya, Kejagung hendak menjemput Adelin Lis di Singapura, namun otoritas pemerintah Singapura hanya mengizinkan Adelin Lin dideportasi dengan pesawat komersial.

Pihak keluarga Adelin Lis bahkan sempat meminta izin agar terpidana kasus illegal logging itu pulang sendiri. Namun Jaksa Agung tidak mengizinkan dan meminta agar buron itu dideportasi.

"Jaksa Agung RI Burhanudin menolak keinginan Adelin Lis karena penegakan hukum merupakan kewenangan mutlak Kejaksaan Agung. Burhanudin memerintahkan KBRI untuk hanya mengizinkan Adelin Lis dideportasi ke Jakarta," ucap Leonard dalam keterangannya.

Adelin Lis mendarat di Bandara Soekarno Hatta, 19 Juni 2021. (Tangkapan Layar Instagram Kejaksaan RI)Adelin Lis mendarat di Bandara Soekarno Hatta, 19 Juni 2021. (Tangkapan Layar Instagram Kejaksaan RI)


Upaya Pemulangan Adelin Lis

Buron Adelin Lis diterbangkan dari Singapura pada 19 Juni 2021, sekitar pukul 17.40 WIB. Dia dibawa dengan pesawat carter dengan pengawalan ketat dari kepolisian Singapura.

"Terpidana tadi pukul 17.40 WIB terpidana masuk ke dalam pesawat Garuda Indonesia GA 837. Kemudian saat terpidana memasuki bandara Singapura dilakukan pengawalan yang cukup ketat oleh 4 orang petugas dari kepolisian Singapura dengan berlakukan terpidana dengan DPO berisiko tinggi," jelasnya.

Setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Adelin Lis langsung dibawa ke Kejaksaan Agung Jakarta Selatan. Adelin Lis menggunakan rompi tahanan berwarna pink dan memakai borgol ditampilkan dalam konferensi pers itu.

Adelin Lis Karantina di Rutan Salemba

Usai kepulangannya dari Singapura, Adelin Lis harus menjalani isolasi selama 14 hari kedepan. Isolasi dilakukan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

"Untuk selanjutnya terpidana akan dilakukan karantina kesehatan selama 14 hari dan kita tempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung untuk selanjutnya akan dieksekusi oleh Lembaga Pemasyarakatan," kata Leonard.

Soal kondisi kesehatan Adelin Lis, tes sudah menunjukkan hasilnya. "Swab antigen, dan dinyatakan negatif. Besok kita akan coba lagi pemeriksaan perdana PCR selama karantina kesehatan," kata dia.

Pada November 2007, Pengadilan Negeri Medan memvonis bebas Adelin. Juli 2008, Mahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa penuntut umum, Adelin diputus 10 tahun penjara dan denda. Pada 16 Juni kemarin, muncul kabar dari Kejagung, Adelin ditangkap di Singapura.

Lihat Video: Eksekusi Uang Denda dan Pengganti Adelin Lis Digelar Usai Karantina

[Gambas:Video 20detik]

(izt/imk)