Cerita Andre, Pelaku UMKM Surabaya yang Berdayakan Anak Putus Sekolah

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 20:12 WIB
Mitraanda88
Foto: Shopee
Jakarta -

Tidak semua orang beruntung sehingga bisa menyelesaikan pendidikan tinggi. Sebagian dari mereka harus putus sekolah dengan alasan biaya dan lainnya.

Sayangnya orang yang putus sekolah sering kali sulit untuk bisa bekerja. Sebab tingkat pendidikan masih menjadi syarat untuk melamar pekerjaan. Namun di saat banyak orang menolak mempekerjakan orang yang tidak tamat sekolah, seorang pengusaha bernama Andre justru merekrut mereka.

Kebanyakan karyawannya merupakan lulusan SMA serta masyarakat yang tidak tamat sekolah. Menurutnya tingkat pendidikan hanyalah kriteria kesekian setelah kejujuran dan niat untuk bekerja.

Andre merupakan pemilik dari toko Mitraanda88 yang menjual beragam alat mulai dari alat listrik, kabel, hingga elektronik rumah tangga. Andre mengatakan bisnisnya bermula di tahun 1997, saat itu dia hanya menjadi distributor saja. Dia pun mulai membuka toko offline di Surabaya dan mengirim produknya ke 11 daerah lain, di antaranya Bali dan Kalimantan.

Kemudian, Andre memutuskan untuk membuka toko online dengan bergabung di Shopee pada 2018, karena melihat besarnya peluang pemasaran produk melalui platform digital. Tak butuh waktu lama, toko onlinenya berkembang pesat. Penjualannya mengalami peningkatan bahkan hingga 3 kali lipat di masa pandemi COVID-19.

"Setelah berjalan 21 tahun berjualan secara offline, bergabung dengan Shopee merupakan keputusan yang tepat yang kami ambil. Penjualan kami dari awal berjalan sesuai harapan dan meningkat drastis dibandingkan dengan channel penjualan kami lainnya. Kami pun dapat menjangkau pembeli di daerah-daerah lain yang lebih luas lagi, sehingga akhirnya kami memutuskan untuk memfokuskan penjualan online kami melalui platform Shopee," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/6/2021).

Jika dulu Andre hanya dibantu oleh 6 orang pekerja, dengan jangkauan Mitraanda88 yang semakin luas bersama Shopee kini ia dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk 101 karyawan yang terdiri dari 70 karyawan gudang, 20 orang admin, dan 11 orang di bagian sales marketing.

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Shopee sangat membantu untuk perkembangan bisnis Mitraanda88. Tidak hanya itu, kecanggihan teknologi serta sistem keamanan Shopee dinilainya mampu menciptakan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja produk elektronik secara online.

"Kami sangat merasa terbantu dengan program yang Shopee berikan seperti kampanye-kampanye besar, fitur flash sale, voucher toko, fitur game, dan masih banyak lainnya yang dapat membantu memberi eksposur ke toko kami dan meningkatkan penjualan," katanya.

"Tidak mau ketinggalan, kami juga akan ikut serta dalam kampanye 7.7 Mega Elektronik Sale untuk memberikan akses pengguna Shopee ke ragam produk elektronik yang kami miliki. Selama kampanye 7.7 Mega Elektronik Sale, kami akan memberikan berbagai promo mulai dari diskon s/d 90%, limited time deals, dan voucher toko," lanjutnya.

Di samping itu, Andre menyebut Shopee turut membantu mewujudkan mimpinya untuk bisa mengekspor produk ke luar negeri. Berkat program ekspor Shopee, lanjut dia, produk Mitraanda88 dapat menembus pasar internasional, seperti Malaysia, Singapura, Filipina. Saat ini dirinya juga sudah menjangkau pasar-pasar baru, yakni Thailand dan Vietnam.

Ke depannya, Andre akan terus fokus untuk meningkatkan penjualan toko Mitraanda88 sehingga bisa berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia lewat perluasan lapangan kerja.

(mul/ega)