Selain Dipukul, Petugas Jaga Polda Riau Diminta Push Up Bukti Tak Sakit Hati

Raja Adil Siregar - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 00:22 WIB
Pekanbaru -

Video pemukulan petugas di pos jaga Mapolda Riau, Bripda FZ oleh Kompol RW viral dan beredar di grup-grup WhatsApp. Setelah memukul, Kompol RW juga minta Bripda FZ untuk push up.

Informasi diterima detikcom, pemukulan itu terjadi, Rabu 26 Mei 2021 pukul 20.10 WIB. Saat kejadian, Kompol RW bersama drivernya, Brigadir TAQ.

"Saat memasuki Polda Riau posisi mobil Kompol RW ada di belakang mobil dinas Satpol PP Provinsi Riau. Setelah itu mobil melewati pintu masuk Mapolda Riau dan terjadi pemukulan," tegas Kabid Propam Polda Riau, Kombes Gatot saat dimintai konfirmasi, Jumat (18/5/2021).

Pemukulan sendiri, terjadi setelah Kompol RW melihat petugas piket jaga dari Satker Samapta memukul tiang portal kuning di depan mobil dinasnya. Melihat kejadian itu Kompol RW langsung mendatangi petugas piket jaga.

"Dia (Kompol RW) menanyakan kenapa dipukul (tiang portal). Selanjutnya Bripda FZ menjawab 'saya kesal komandan, dan mendengar jawaban itu Kompol RW emosi," katanya.

Kompol RW kemudian mendatangi Bripda FZ usai pemukulan. Dia bertanya apakah merasa dongkol dan sakit hati, Bripda FZ menjawab 'tidak komandan'.

Mendengar jawaban itu, Kompol RW minta Bripda FZ membuktikan ucapan tersebut. Kompol RW kemudian menyuruh Bripda FZ push up jika tidak merasa dongkol dan skit hati.

"Kompol RW menyuruh Bripda FZ push up untuk membuktikan tak dongkol dan sakit hati. Terkait kejadian tersebut Kompol RW meminta maaf dan meninggalkan Bripda FZ," katanya.

Insiden pemukulan langsung disampaikan kepada Kabag BinOps Polda Riau, AKBP Jasamen Manurung. Kompol RW memberi penjelasan soal pemukulan karena Bripda FZ dianggap tidak sopan.

Video pemukulan kemudian viral di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Kompol RW dan Bripda FZ bahkan sudah diperiksa dan dimintai keterangan hari ini.

(ras/dwia)