Anies Minta Warga Tak Masuk Restoran yang Sudah Penuh: Putar Balik!

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 00:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Karin/detikcom
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi perhatian pada masalah kerumunan di masa pandemi virus Corona, khususnya di restoran. Dia meminta agar masyarakat sadar dan menghindari restoran yang sudah penuh.

"Bila anda mendatangi sebuah restoran, sebuah rumah makan, terlihat tanda-tanda sudah penuh, putar balik! Cari tempat yang kosong, jangan masuki tempat yang sudah penuh," kata Anies Baswedan di Foodcourt Kemang, Jakarta Selatan, Jumat malam (18/6/2021).

Masyarakat juga diminta untuk mengawasi tempat-tempat rawan kerumunan. Anies Baswedan berharap mereka melapor jika mendapati tempat usaha melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Kita tidak ingin sikap tidak bertanggungjawab itu dibiarkan dan saya minta kepada seluruh masyarakat laporkan bila melihat ada pelanggaran, jangan didiamkan," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel terkait penegakan protokol kesehatan. Anies menyebut kondisi Jakarta saat ini semakin mengkhawatirkan.
Apel digelar di Monas, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, pada Jumat (18/6/2021). Apel diikuti Pemprov DKI, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya.

"Saat ini sedang dalam masa pandemi dan kondisinya makin hari makin mengkhawatirkan. Karena itu, kita semua bersiaga bersiap untuk menegakkan protokol kesehatan," ujar Anies.

Anies mengatakan semua pelanggaran protokol kesehatan akan ditindak petugas. Penegakan protokol kesehatan ini bertujuan semata-mata melindungi seluruh masyarakat.

"Bahwa penegakan aturan ini bukan semata-mata demi tegaknya peraturan, tapi katakan kepada semua bahwa ini untuk melindungi anda, ini untuk melindungi seluruh warga," ujar Anies.

Untuk diketahui, kasus tambahan Corona di DKI kembali meningkat. Hari ini tambahan Corona di DKI mencapai 4.737.

Berdasarkan data BNPB, Jumat (18/6/2021), total kasus COVID-19 di Jakarta mencapai 463.552. Data itu setelah ada tambahan 4.737. Sementara kasus sembuh hari ini di Jakarta bertambah 2.517, sehingga total yang telah sembuh 431.004. Sedangkan kasus meninggal bertambah 66, sehingga total kasus meninggal akibat Corona sebanyak 7.640.

(aik/mae)