LIPI Temukan Burungbuah Jenis Baru di Pegunungan Kumawa Papua Barat

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 21:58 WIB
LIPI Temukan Burungbuah Jenis Baru di Papua Barat (Foto: dok LIPI)
Foto: LIPI Temukan Burungbuah Jenis Baru di Papua Barat (Foto: dok LIPI)
Jakarta -

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan burungbuah jenis baru di Pegunungan Kumawa, Papua Barat. Jenis baru burung bernama ilmiah melanocharis itu ditemukan pada bulan ini.

"Penemuan terakhir jenis baru burung di Papua adalah burung Melipotes Foja (Melipotes carolae) pada 2007. Sehingga dengan ditemukannya jenis baru Berrypecker sebagai salah satu dari enam jenis baru burung yang ditemukan di dunia pada kurun waktu 2021 merupakan hal yang sangat menggembirakan," ujar peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, Hidayat Ashari dalam keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Burung jenis baru Berrypecker tersebut diberi nama Melanocharis citreola, Milá, Ashari & Thébaud. Nama Inggris burung tersebut adalah Satin Berrypecker dan nama Indonesianya adalah Burungbuah Satin.

Penemuan burung ini merupakan hasil dari Lengguru Project yang merupakan kerja sama antara Indonesia dan Perancis. Selain LIPI, French Institute de Recherche pour le Développement (IRD), Universitas Papua (UNIPA), Universitas Cendrawasih (UNCEN), Universitas Musamus (UNMUS) dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong ikut terlibat dalam proyek ini.

LIPI Temukan Burungbuah Jenis Baru di Papua Barat (Foto: dok LIPI)LIPI Temukan Burungbuah Jenis Baru di Papua Barat (Foto: dok LIPI)

Ekspedisi pertama proyek ini dilakukan pada November 2014 lalu. Selama empat hari dilokasi ini, tim ekspedisi berhasil menangkap seekor burung jantan, yang belum bisa diidentifikasikan secara jelas, dan
hanya diidentifikasi sebagai Melanocharis.

"Kemudian Oktober-November 2017, kami kembali ke sana dengan peralatan dan logistik yang lebih baik, dan selama 22 hari pada ketinggian 1200 mdpl itu kami berhasil
menangkap tiga individu lagi," jelas Hidayat.

Pemeriksaan selanjutnya dilakukan dengan melakukan perbandingan dengan spesimen Melanocharis jenis yang lain yang ada di Museum Zoologi Bogor (MZB) LIPI dan juga melakukan analisis phylogenic berdasarkan data DNA nya, dan mencapai kesimpulan bahwa burung ini merupakan jenis baru.

(mae/aik)