Polisi: Pelaku Pelecehan Seks ke Ibu-ibu di Tebet Diduga Gangguan Jiwa

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 15:57 WIB
A young woman protects herself by hand
Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang pria inisial S (38) melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang ibu yang sedang mandi di Tebet, Jakarta Selatan. Polisi menyebutkan pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

"Keterangan dari keluarga, terduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan," kata Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho kepada detikcom, Jumat (18/6/2021).

Di sisi lain, pelaku memberikan keterangan inkonsisten selama pemeriksaan di kantor polisi.

"Pelaku pada saat diambil keterangan memberikan pernyataan yang tidak konsisten," imbuh Alex.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/6/2021) pukul 12.16 WIB. Pelaku datang seorang diri berpura-pura menawarkan hand body lotion ke rumah korban.

Anak korban yang ada di rumah saat itu menolaknya. Setelah itu, pelaku pergi ke arah belakang dan tak lama kemudian anak korban mendengar teriakan ibunya dari kamar mandi.

Pada saat bersamaan, anak korban melihat pelaku berlari. Anak korban kemudian berteriak meminta tolong hingga akhirnya pelaku ditangkap warga.


Dalih Tak Sengaja

Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Tebet. Kepada polisi, pelaku berdalih tidak sengaja melakukan pelecehan seksual.

"(Motif melakukan pelecehan seks) ya nggak disengaja. Mungkin nggak disengaja atau gimana, menurut yang bersangkutan gitu, nggak disengaja, tapi kita nggak tahu juga," kata Kanit Reskrim Polsek Tebet AKP Hermawahyu Adi saat dihubungi detikcom, Jumat (18/6/2021).

Adi menjelaskan secara singkat kronologi pelecehan seksual tersebut. Pelaku, kata dia, datang ke rumah korban dengan berpura-pura menawarkan produk.

"Itu dia mau menawarkan dagangannya kepada ibu-ibu. Nah, dia nggak tahu, maksa mau masuk ke mana gitu lho, ternyata di dalam itu ada ibu-ibu sedang buang air kecil atau apa gitu," jelas Adi.

Saat ini pelaku masih diamankan di Polsek Tebet. Polisi akan menentukan statusnya nanti malam.

(mea/mea)