Relawan JokPro Bentuk Sekretariat demi Jokowi-Prabowo 2024!

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 15:20 WIB
Jokowi dan Prabowo (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jokowi dan Prabowo (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta -

Sejumlah relawan membentuk sekretariat Joko Widodo-Prabowo Subianto (Jokpro). Relawan tersebut sepakat mengusung Jokowi-Prabowo untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Peluncuran sekretariat JokPro direncanakan pada Sabtu (19/6) bertempat di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. M Qodari, pelantang gagasan Jokowi 3 periode, mengatakan organisasi itu merupakan wadah dari beberapa pihak yang menyambut baik gagasan tersebut. Diketahui, gagasan itu juga sempat dilontarkan Qodari pada Februari-Maret lalu.

"Organisasi ini merupakan wadah dari berbagai pihak yang menyambut ide dan gagasan yang saya lontarkan di beberapa media, pada Februari-Maret 2021," kata Qodari, kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Qodari mengatakan ada beberapa relawan pendukung Jokowi terdahulu yang juga ikut bergabung dalam organisasi Jokpro. Serta beberapa relawan lain yang mendukung gagasan Jokpro.

"Sebetulnya organisasi ini adalah wadah bagi mereka yang merespons gagasan itu, misalnya Ketua Jokpro 2024 ini Mas Baron adalah simpatisan lama Pak Jokowi, dia punya komunitas pendukung Jokowi namanya caberawit. Dan mereka mengundang saya ketemu dengan mereka semua dan bentuk selanjutnya adalah organisasi ini," ujarnya.

Qodari mengatakan setiap gagasan harus memiliki fondasi untuk bisa berjalan. Untuk itulah dia membentuk sekretariat JokPro, yang diharapkan akan berjalan hingga ke seluruh provinsi.

"Saya orang yang percaya kalau ide dan gagasan itu harus punya kaki, kakinya itu berupa organisasi dan lembaga yang akan menyebarkan ide dan gagasan Jokowi-Prabowo ini ke seluruh Indonesia, 34 provinsi 514 kabupaten/kota bahkan sampai ke luar negeri," katanya.

Diketahui sebelumnya, Jokowi sudah menolak tegas adanya perubahan masa jabatan presiden 3 periode. Qodari meyakini Jokowi akan berubah pikiran jika yang meminta adalah PDIP.

Oleh karena itu, dia menyarankan PDIP kembali memajukan Jokowi jika ingin menang lagi di Pemilu 2024.

"Saya kira Pak Jokowi tidak akan bisa menolak, apalagi kalau parpol, termasuk PDIP, yang meminta beliau kembali untuk maju. Kalau bicara PDIP, hemat saya PDIP kalau mau menang lagi 2024 lebih aman Pak Jokowi yang maju ketimbang simulasi dan kombinasi lainnya," ujarnya.

Lihat juga Video: Survei Capres SMRC: Prabowo Teratas, Anies-Ganjar Bersaing Ketat

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)