Warga Pondok Aren Resah Dimintai 'Japrem', Surati Kapolsek Minta Bertindak

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 13:44 WIB
Surat warga Pondok Aren, Tangsel ke Kapolsek yang viral di medsos.
Surat warga Pondok Aren, Tangsel, ke Kapolsek yang viral di medsos. (Foto: dok. Istimewa)
Tangerang Selatan -

Sebuah foto surat warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, merasa resah atas keberadaan preman yang kerap meminta jatah preman (japrem) viral di media sosial. Warga minta Kapolsek Pondok Aren bertindak.

"Kami warga Jalan Ceger Raya, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dari pertigaan Mitra 10 sampai Harmoni Swalayan, mohon pertolongan Bapak Kapolsek Pondok Aren supaya ditertibkan preman-preman/seberang klinik kehamilan, Jalan Ceger Raya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan," warga dalam surat yang viral seperti dilihat detikcom, Jumat (17/6/2021).

Dalam surat tersebut, warga menyebutkan preman-preman tersebut kerap mengganggu pedagang kaki lima (PKL) hingga pengusaha. Preman-preman mengganggu para pedagang dan pengusaha dengan meminta jatah harian hingga bulanan.

"Di mana mereka selalu meminta uang jatah harian, mingguan, dan bulanan terhadap para pelaku usaha di ruko-ruko, kios-kios, dan para pedagang kaki lima sepanjang Jalan Ceger Raya," lanjutnya.

Akan Ditindaklanjuti

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi warga tersebut.

"Iya, akan ditindaklanjuti," ujar Rony kepada detikcom.

Berikut surat pengaduan warga ke Kapolsek Pondok Aren yang viral tersebut:

Tangerang Selatan, 14 Juni 2021

Kepada: Yth. Bapak Kapolsek Pondok Aren

di Tempat

Perihal: Pengaduan

Dengan hormat,

Kami warga Jalan Ceger Raya, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dari pertigaan Mitra 10 sampai dengan Harmoni Swalayan, mohon pertolongan Bapak Kapolsek Pondok Aren supaya ditertibkan preman-preman/seberang klinik kehamilan, Jalan Ceger Raya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Di mana mereka selalu meminta uang jatah harian, mingguan dan bulanan terhadap para pelaku usaha di ruko-ruko, kios-kios dan para pedagang kaki lima sepanjang Jalan Ceger Raya.

Selain uang jatah preman, tidak jarang pula mereka mengambil barang dagangannya sesuka hati tanpa membayarnya, kalau tidak diberi maka akan dirusak oleh mereka atau dalam bentuk intimidasi lainnya.

Selain itu, kepada warga setempat yang akan melakukan kegiatan juga dimintai jatah preman oleh mereka. Tentu saja tindakan preman-preman tersebut sangat meresahkan warga dan mengganggu ketertiban di lingkungan kami.

Kami mohon supaya Bapak Kapolsek Pondok Aren jangan membiarkan keadaan ini berlarut-larut, karena warga selalu resah dengan adanya preman-preman itu yang bertindak sewenang-wenang.

Demikian surat pengaduan ini, kami mohon ada tindak lanjut dari aparat serta terima kasih atas perhatian dan tindak lanjutnya.

Hormat Kami,

Ttd

Warga Jl Ceger Raya, Kel. Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan

Surat warga Pondok Aren, Tangsel ke Kapolsek yang viral di medsos.Surat pengaduan warga Pondok Aren, Tangsel, ke Kapolsek soal preman yang viral di medsos. (Foto: dok. istimewa)

Tonton juga Video: Modus-modus Pungli di Tanjung Priok Berkedok Jasa Pengamanan

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)