Bertemu Anies, Kapolda Metro-Pangdam Jaya Bawa Data COVID DKI

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 11:41 WIB
Kapolda Metro Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji rapat terkait penanganan COVID-19 DKI Jakarta
Foto: Kapolda Metro Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji rapat terkait penanganan COVID-19 DKI Jakarta (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji menggelar rapat evaluasi penanganan COVID-19 di DKI Jakarta, di Polda Metro Jaya pagi tadi. Siang ini, Satgas TNI-Polisi akan mencocokkan data dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Karena kondisi terakhir tetap meningkat karena saat ini kita sedang melaksanakan diskusi penguatan data. Mencari, mengevaluasi dari TNI-Polri yang nanti siang ini kita bawa ke Pemda untuk kita cocokkan, apakah data-data tadi valid dan kita akan menggunakan langkah yang terukur untuk menyelesaikannya," ungkap Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (18/6/2021).

Mulyo tidak menjelaskan lebih detail terkait data tersebut. Namun, ia menyebutkan salah satunya terkait data warga yang pernah kontak dengan yang positif COVID-19.

"Artinya, dalam satu kali 24 jam itu mana masyarakat-masyarakat ataupun rakyat yang memiliki kontak sehingga berdampak pada penularan. Itulah yang hari ini kita evaluasi di atas kita ukur nanti kita cocokkan dengan pemda.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri menjelaskan, nantinya pihak TNI-Polri akan bersinergi dalam melakukan langkah-langkah dalam upaya percepatan penanganan COVID-19.

"Kita merumuskan data-data yang ada. Sinergitas kita di sini jadi bukan bergerak parsial masing-masing, tapi bagaimana merumuskan meng-klop-kan data yang ada," ujar Yusri.

Yusri mencotohkan terkait data target vaksinasi, data tersebut nantinya akan disinergikan dengan Pemprov DKI Jakarta agar tercapainya percepatan vaksinasi.

"Contoh saja data yang sudah vaksinasi warga Jakarta mana yang belum mana yang sudah, ini yang kita clop kan untuk bagaimana kita mencapai percepatan target untuk vaksinasi," jelas Yusri.

Jakarta Tak Baik-baik Saja

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui media bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja, pada Kamis (17/6) kemarin. Fadil berbicara demikian karena sejumlah kondisi kasus COVID-19 di DKI Jakarta.

"Sampaikan kepada masyarakat, Jakarta sedang tidak baik-baik saja," kata Irjen Fadil Imran.

Fadil Imran mengatakan angka COVID-19 di Jakarta mengalami peningkatan. Bed occupancy ratio (BOR) di Wisma Atlet juga mengalami kenaikan.

"Angka COVID terus naik, BOR terus naik, jumlah orang yang masuk rumah sakit masih meningkat," katanya.

Fadil Imran berpesan kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Masyarakat diminta tidak abai akan protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19.

"Mari jaga diri, jaga keluarga supaya taat prokes, supaya kita cepat keluar dari persoalan pandemi ini," ujarnya.

Simak halaman selanjutnya angka COVID melonjak