LSI Denny JA Nilai Ganjar Pranowo Bisa Jadi Ketum PDIP, tapi...

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 15:43 WIB
Gubernur Jawa Tengah ganjar Pranowo yang juga polotisi asal PDIP tersebut kini juga menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Jawa Tengah.
Ganjar Pranowo (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei LSI Denny JA menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai queen maker di Pilpres 2024. Bagaimana komplikasinya jika Megawati memutuskan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 dan menang?

Peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, menjelaskan bahwa saat ini elektabilitas Ganjar Pranowo cukup besar, yakni 15,5%. Dibandingkan Puan Maharani yang hanya 2%, Ganjar adalah kader PDIP yang memiliki elektabilitas tinggi untuk menjadi capres 2024.

"Kalau kemudian Megawati memilih Ganjar Pranowo (untuk capres 2024), kalau kita lihat secara potensi memang Ganjar memiliki potensi yang lebih besar dibanding Mbak Puan," kata Adjie saat jumpa pers virtual, Kamis (17/6/2021).

Jika Ganjar Pranowo dicapreskan dan memenangi Pilpres 2024, hal itu akan berimplikasi kepada Ganjar berpotensi besar menjadi Ketum PDIP selanjutnya.

"Maka yang pertama menjadi PR adalah potensi Ganjar menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya. Karena kita tahu Ganjar bukan baru di PDIP, beda sama Jokowi di 2014, Pak Jokowi memang kader atau bisa dibilang kader PDIP, tapi bukan orang struktural PDIP sendiri," kata Adjie.

Menurut Adjie, Ganjar adalah kader PDIP yang sudah lama masuk ke dalam struktur partai. Ganjar pernah dua kali menjadi anggota DPR RI dari PDIP dan kini menjabat Gubernur Jawa Tengah.

"Sehingga memang, potensi Ganjar menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya besar. Walau ini kita sebut ini sebagai potensi ya, terlepas bagaimana dinamika di internal PDIP itu akan masih menjadi PR PDIP sendiri," ucapnya.

Namun, skenario tersebut bukan tanpa hambatan. Tentunya masih ada trah Sukarno di dalam struktur PDIP hingga saat ini.

"Apakah rela atau bersedia, Ibu Mega atau Puan memberikan atau trah Sukarno-nya hilang dan digantikan oleh tokoh lain di luar trah Bung Karno?" imbuhnya.

Simak juga Video: Diisukan Tak Disukai DPC PDIP, Ganjar: Malah Nggak Tahu Saya

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/gbr)