Video 20Detik

Bicara Rekonsiliasi, Rizieq Cerita Kirim Delegasi Temui Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 13:19 WIB
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) mengungkap ada upaya rekonsiliasi dirinya dengan pemerintah. Eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu bercerita sempat mengirim delegasi untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

"Tanggal 25 Juli tahun 2017, saya selaku pembina GNPF Ulama ketika itu saya berada di kota Tariq negeri Yaman mengirim delegasi GNPF MUI yang dipimpin oleh Ustaz Bahtiar Nasir ke Istana Negara di Jakarta bertemu Presiden Jokowi untuk dialog. GNPF MUI saat ini bernama GNPF Ulama dipimpin oleh Syekh Yusuf Martak," ujar Rizieq saat menyampaikan tanggapannya atas replik jaksa penuntut umum (JPU), dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (17/6/2021).

Rizieq mengungkap tak hanya sekali mengirim delegasi untuk berdialog dengan Presiden Jokowi. Namun pentolan Aksi 212 itu menyebut ada pihak lain yang sengaja merusak hubungannya dengan pemerintah.

"Tanggal 22 April tahun 2018 saya yang juga pembina PA 212 persaudaraan alumni 212 saat itu saya berada di Kota Suci Mekah kembali mengirim delegasi PA 212 dipimpin oleh ustaz Slamet Ma'arif yang juga didampingi pimpinan GNPF Syekh Yusuf Martak ke Istana Bogor bertemu presiden jokowi juga untuk dialog", jelas Rizieq saat membacakan materi dupliknya di depan hakim.

"Hasil dialog GNPF dan PA 212 dengan presiden jokowi sangat bagus namun lagi2 tidak terealisasi karena ada gerakan liar intelijen hitam yang tidak suka ada dialog rekonsiliasi antara ulama dan umaro," jelasnya

Dalam sidang sebelumnya, jaksa menyebut Rizieq sengaja cari panggung dengan menyinggung nama sejumlah tokoh dalam pleidoinya. Rizieq pun membantah tudingan itu.

"Jadi sekali lagi saya ingatkan jaksa penuntut umum, jangan suudzon, jangan berburuk sangka kalau saya ceritakan peristiwa ini dari pleidoi maupun duplik justru mestinya JPU ikut bersyukur adanya upaya dialog rekonsiliasi antara ulama dan umaro bukan malah menuduh saya cari panggung," ucap Rizieq.

(ids/ids)