Kilas Balik Pasien RSJ Dikira Brimob Hilang Saat Tsunami Ternyata Bukan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 12:10 WIB
Beredar kabar seorang personel Brimob yang hilang saat tsunami pada tahun 2004 ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh. (dok Istimewa)
Beredar kabar seorang personel Brimob yang hilang saat tsunami pada 2004 ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh. (dok. Istimewa)
Banda Aceh -

Harapan tak selalu sesuai dengan kenyataan. Ternyata pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh itu bukan Bharaka Asep, anggota Brimob yang hilang saat tsunami 2004.

Hampir 17 tahun sudah Bharaka Asep dinyatakan hilang. Gelar anumerta sudah disematkan kepada anggota korps Brimob tersebut.

Sejumlah petunjuk dan ciri sempat mengarahkan pasien RSJ itu kepada sosok Bharaka Asep. Beberapa rekan Bharaka Asep di Aceh pun sempat mengunjungi Zainal di RSJ Banda Aceh.

Raut muka mereka melihat ada kemiripan Bharaka Asep pada pasien itu. Pihak keluarga yang dimintai konfirmasi pun melihat ada ciri-ciri fisik Bharaka Asep di diri Zainal.

Penelusuran Polri pun sempat menyebut ada garis keturunan ibu Bharaka Asep pada sosok Zainal.

Namun harapan-harapan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan setelah hasil tes DNA keluar.

Simak kilas balik pasien RSJ Banda Aceh dikira anggota Brimob yang hilang saat tsunami berikut ini:

Viral Pasien RSJ Disebut Brimob Aceh Hilang

Pada medio Maret 2021, beredar foto dan video terkait sosok pria yang diduga adalah Bharaka Asep. Pria yang biasa dipanggil Zainal itu ialah seorang pasien RSJ Banda Aceh.

Kabar keberadaan pasien RSJ Banda Aceh itu awalnya beredar lewat grup WhatsApp hingga kemudian beredar di media sosial (medsos). Turut beredar info yang menyandingkan foto Bharaka Asep dengan Zainal yang sudah digabung.

Pasien itu disebut Bharaka Asep, anggota Resimen II Pelopor angkatan 351 99/00. Saat tsunami menerjang Aceh, Asep disebut bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Aceh Besar. Pesan itu juga menyebutkan bahwa Asep berasal dari Kesatuan Resimen 1 Kedung Halang, Bogor.

Penelusuran Awal

Polda Aceh mengecek info yang menyebut Zainal adalah Brimob yang hilang saat terjadi tsunami pada 26 Desember 2004.

Polda Aceh telah mengecek pasien RSJ bernama Zainal itu. Polisi akan melakukan koordinasi untuk memastikan apakah dia anggota Brimob yang hilang saat tsunami pada 2004.

"Pasien ini akan dilakukan tes DNA, sidik jari, dan pengenalan tanda lahir lainnya," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh (Agus Setyadi/detikcom)Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh (Agus Setyadi/detikcom)

Polisi juga mencoba mencari konfirmasi dari pihak keluarga Bharaka Asep. Polda Aceh juga mengecek kabar ke kesatuan asal Bharaka Asep, yaitu Resimen I Kedung Halang Bogor.

Zainal Dirawat di RSJ Sejak 2009

Wadir Pelayanan RSJ Aceh Syarifah Yesi menyebut pasien itu sudah dirawat di sana sejak 2009. Dia dibawa ke rumah sakit oleh kepala desa.

"Dia dibawa tahun 2009 dari Sampoiniet, Aceh Jaya. Yang membawanya kepala desa tapi sekarang sudah meninggal," kata Syarifah saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (17/3).

Pihak RSJ sempat mengantar Zainal kembali ke Desa Fajar, Kecamatan Sampoinet, Aceh Jaya. Tapi, karena warga setempat tidak mau menerimanya, Zainal pun dibawa kembali ke RSJ.

Pihak RS belum dapat memastikan pasien itu Asep atau bukan. Syarifah menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan dengan melibatkan pihak Brimob. Selama ini, pasien tersebut dipanggil Pak Zainal.

Lihat juga video 'Kasus Gangguan Kesehatan yang Diviralkan Efek Kecanduan Game':

[Gambas:Video 20detik]



Simak fakta-fakta selanjutnya di halaman berikutnya.