Satgas COVID-19 Bekasi Larang Warga Gelar Nobar Euro

Antara - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 09:28 WIB
Sebagian pemudik yang melintasi jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar, merasa terhibur saat warga yang tinggal di jalur Nagreg menggelar nonton bareng piala dunia.
Ilustrasi (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melarang warga menggelar nonton bareng atau nobar pertandingan sepakbola Piala Euro 2020. Larangan ini untuk mencegah adanya kerumunan sehingga berpotensi penyebaran virus Corona.

Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi Kombes Hendra Gunawan menegaskan Satgas COVID-19 akan menindak tegas warga yang tetap nekat melakukan kegiatan nobar Piala Euro.

"Sekarang ini lagi ada pertandingan Euro 2020, ini sering jadi arena nonton bareng atau nobar. Itu kita larang untuk menghindari terjadinya kerumunan," kata Hendra Gunawan seperti dilansir Antara, Kamis (17/6/2021).

Hendra mengungkapkan kegiatan nobar biasanya dilakukan pada malam hari. Waktu seperti itu dinilai sangat rawan karena terkadang minim pengawasan dari tim Satgas.

"Biasanya kalau nobar itu malam hari sehingga pengawasan Satgas kurang ketat. Kegiatan ini sering timbulkan kerumunan," ujar pria yang menjabat Kapolres Metro Bekasi itu.

Hendra meminta masyarakat tidak melaksanakan nobar dan mempersilakan nonton Euro 2020 di rumah bersama anggota keluarga inti. Dia meminta pemilik usaha kafe dan restoran untuk tidak mengadakan nobar yang kapasitasnya tidak memenuhi unsur protokol kesehatan.

Hendra mengingatkan bakal mengenakan sanksi pidana terhadap para pelaku usaha maupun fasilitator kegiatan yang nekat melakukan nobar yang menyebabkan kerumunan.

"Kami akan melakukan pengecekan rutin dan bagi fasilitator penyedia nobar yang tidak menjalankan prokes dengan baik akan saya kenakan sanksi sesuai aturan hukum berlaku. Intinya secara umum kami melarang segala bentuk kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan, termasuk kegiatan nonton bareng," kata dia.

Simak video 'Corona Membandel, Pembatasan di RI Bakal Diperketat Lagi?':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/mae)