bjb Gelar Webinar soal Cara Membangun Komunikasi Bisnis Efektif

Khoirul Anam - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 21:28 WIB
Bank bjb
Foto: dok. Bank bjb
Jakarta -

Bank bjb akan menyelenggarakan Bincang Jumat Bisnis Online pada 18 Juni 2021. Adapun tema yang diangkat adalah 'Komunikasi Efektif, Bisnis Produktif'.

Keberhasilan suatu bisnis terletak pada bagaimana pelaku menjalankan komunikasi bisnisnya. Selanjutnya, sebagai pelaku bisnis, mengembangkan bisnis menjadi tantangan sekaligus seni. Berbagai strategi dilakukan demi meningkatkan pendapatan.

Dalam berbisnis, pelaku sering menyamakan definisi antara pemasaran dan penjualan. Padahal antara keduanya memerlukan strategi dan langkah yang berbeda.

"Komunikasi adalah elemen utama dalam pemasaran. Komunikasi bisnis bertujuan untuk menghasilkan citra yang baik di mata konsumen. Ketika citra bisnis kita baik, maka produk kita lah yang akan dipilih dibandingkan pesaing," ujar Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Dalam webinar tersebut, narasumber akan membahas dan membagikan pengalamannya tentang komunikasi bisnis yang efektif. Selain itu, juga akan dibahas bagaimana agar bisnis makin terkenal, bagaimana membuat produk dapat merebut hati konsumen, dan bagaimana pemasaran yang sesuai dengan selera konsumen.

Tema tersebut akan dikupas tuntas oleh pakarnya, yakni Yoekie Abindanoer alias Kang Yuki selaku owner dari Depot Sukses Laundry, owner Durian Aa Downhill, dan Mix Martial Art Coach.

Bagi yang berminat, dapat mendaftarkan diri dengan mengirimkan pesan ke nomor WhatsApp 082113419761 atau mengisi formulir online yang telah disediakan di link http://bit.ly/RegisterPesertaBincangJumatBisnis2021.

Bincang Jumat Bisnis Online disampaikan melalui aplikasi Zoom mulai pukul 13.30-15.50 WIB. Agar materi yang disampaikan bisa dibaca di kemudian hari, peserta dianjurkan menyiapkan alat tulis dan buku catatan untuk mencatat hal-hal yang dirasa penting.

"Ayo kembangkan bisnis Anda dengan menjadi pemimpin yang mahir dalam komunikasi bisnis," tutup Widi.

(ads/ads)