Komnas HAM Periksa Dinas Psikologi TNI AD Terkait Polemik TWK

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 17:12 WIB
Komisioner Komnas HAM Bidang Pengkajian dan Penelitian, Choirul Anam (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Komisioner Komnas HAM Bidang Pengkajian dan Penelitian, Choirul Anam (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM masih menangani laporan Novel Baswedan dkk terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK). Komnas HAM hari ini memanggil Dinas Psikologi TNI AD, apa hasilnya?

"Komnas HAM RI telah melakukan permintaan keterangan terhadap Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat dan instansi terkait lainnya pada hari ini, Rabu, 16 Juni 2021 pukul 10.00-15.30 WIB," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).

Anam mengungkap, dari hasil pemeriksaan itu, Komnas HAM mendapat berbagai penjelasan terkait instrumen asesmen, pelaksanaan asesmen, dan mekanisme penilaian. Komnas HAM juga menyambut baik sikap kooperatif dan kerja sama dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat, serta instansi terkait lainnya.

"Dalam kesempatan ini, Komnas HAM RI berharap instansi terkait lainnya dapat turut kooperatif dan bekerja sama dengan baik demi semakin terangnya peristiwa," ujarnya.

Sebelumnya, pimpinan KPK akhirnya berjanji akan datang ke Komnas HAM pada Kamis, 17 Juni 2021. Sikap pimpinan KPK itu disampaikan langsung Komnas HAM setelah mengirimkan Kabiro Hukum KPK untuk meminta klarifikasi.

"Sore kemarin, teman-teman kolega kami dari KPK, Pimpinan KPK mengirimkan surat kepada Komnas HAM atas panggilan kedua dan balasan surat kami," ucap Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (15/6/2021).

"Jadi kami umumkan di sini sudah ada komitmen yang baik dari Pimpinan KPK akan datang dalam proses pemeriksaan Komnas HAM pada hari Kamis, jadi Kamis besok kolega kami akan datang dan akan mempersiapkan apa saja yang memang dibutuhkan untuk proses pendalaman, proses klarifikasi, proses informasi," imbuhnya.

(yld/dhn)