Viral Pungli dengan Kresek di Pelabuhan Priok, JICT Pastikan Hoax

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 16:27 WIB
Polisi Klarifikasi Video Lama yang Viral Disebut Pungli di Pelabuhan Priok
Tangkapan layar pungli ke sopir kontainer (dok.istimewa/YouTube)
Jakarta -

Sebuah video yang memperlihatkan praktik pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, beredar viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat operator crane menurunkan kresek yang kemudian diisi uang oleh sopir kontainer.

Wakil Direktur Utama PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Budi Cahyono mengatakan video itu tidak terjadi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Viral juga video tas kresek. Itu diambil 2017, jadi dikeluarkan lagi sekarang. Masih menggunakan operator asisten kami kurang tahu itu di mana, tapi kalau lihat alatnya bukan di JICT. Jadi perlu diluruskan," ujar Budi di Kantor JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/6/2021).

Budi mengatakan, pada 2017, JICT sudah tidak lagi menggunakan operator assistant. Menurutnya, orang yang memasukkan uang ke kantong plastik itu adalah asisten operator.

"Gara-gara pungli seperti ini, jadi ini hoax. Kami JICT sudah berusaha meminimalisir pungli," ucapnya.

Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok ikut memberikan klarifikasi terkait video tersebut adalah video lama. Video tersebut kembali beredar menyusul penangkapan sejumlah operator terkait pungli di kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT) Pelabuhan Tanjung Priok.

"Itu adalah video tahun 2017 yang diviralkan kembali tahun 2018, lalu tahun 2020 hingga 2021 diviralkan kembali, yakni video 'Modus Pungutan Liar di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok'," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana kepada wartawan di kantornya, Jakarta Utara, Senin (14/6/2021).

Putu Kholis menegaskan kembali bahwa video aksi pungli itu memang betul adanya. Hanya, yang beredar adalah video lama.

"Video tersebut adalah modus lama bagaimana pungli dilakukan dengan meletakkan plastik dan kemudian plastik tersebut diisi dengan uang dan ditarik untuk dilihat oleh operator crane," jelasnya.

(man/maa)