Peduli Lingkungan, DPRD Jambi Raih Penghargaan Green Leadership 2021

Khoirul Anam - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 20:25 WIB
DPRD Jambi Menerima Penghargaan Lingkungan
Foto: DPRD Jambi
Jakarta -

DPRD Jambi menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian terhadap lingkungan hidup. Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto di Gedung DPRD Provinsi Jambi dari Menteri LHK Siti Nurbaya.

"Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses yang cukup panjang. Penghargaan yang diberikan kepada pimpinan DPRD tingkat provinsi ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah kepada pimpinan daerah atas aktualisasi kepemimpinan yang berorientasi green dan deep green dalam memimpin pemerintahan daerah," kata Siti Nurbaya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).

Diungkapkannya, penghargaan Nirwasita Tantra ini merupakan penghargaan untuk kepala daerah atas kepemimpinannya dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup daerah, serta respons dan inovasi yang telah atau sedang dilakukan.

"Di antaranya dalam merumuskan, menetapkan, dan implementasi kebijakan yang menganut prinsip pembangunan berkelanjutan dalam upaya menjaga, melindungi, dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerah masing-masing," ujar Siti.

Sementara itu, Ketua DPRD Jambi, Edi Purwanto mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut meskipun pihaknya dinilai masih belum optimal dalam melakukan langkah-langkah menjaga alam dan lingkungan.

"Namun, kami berharap ini jadi motivasi bagi kami DPRD dan eksekutif untuk bersama-sama mencari formulasi apa yang harus kita lakukan untuk menjaga, melindungi, dan melestarikan alam kita. Kami ingin meninggalkan legacy yang baik," ujar Edi.

Ketua Umum PDI Perjuangan Jambi itu juga mengatakan hutan Jambi sudah banyak yang gundul, sungai Batanghari sudah dangkal dan tercemar karena Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Tidak hanya itu, dia mengungkapkan permasalahan illegal drilling dan karhutla juga menjadi tugas bagi pemerintah serta DPRD Jambi untuk mencarikan jalan keluarnya.

"Tugas yang mesti diselesaikan saat ini sangatlah banyak. Maka dari itu DPRD Jambi siap bersama-sama untuk menyelesaikan persoalan lingkungan demi menjaga lingkungan agar tetap baik untuk masyarakat banyak," ujar Edi.

Di sisi lain, pada kesempatan yang sama, Ketua Aktivis Lingkungan Perkumpulan Hijau, Feri Irawan mengapresiasi kepedulian DPRD Jambi terhadap berbagai permasalahan lingkungan. Namun, dia berharap hendaknya peraturan yang ditelurkan oleh DPRD juga memperhatikan kearifan lokal.

"Sebagai contoh ya, Perda Karhutla yang melarang masyarakat membakar lahan sama sekali, walaupun itu dalam jumlah kecil, padahal itu merupakan kearifan lokal. Kalau memang masyarakat tidak boleh membakar, pemerintah harus memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk pengelolaan lahan tanpa bakar. Kalau tidak, masyarakat akan kesulitan untuk berkebun," ujar Feri.

Kegiatan penganugerahan penghargaan yang digelar secara tatap muka di Jakarta dan juga virtual (daring) ini juga merupakan salah satu mata acara dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2021 lalu, dengan tema Restorasi Ekosistem. Selain DPRD Provinsi Jambi, penghargaan ini juga diterima oleh DPRD Provinsi Aceh dan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

(ncm/ega)