D'Rooftalk: "Budaya Pungli di Pelabuhan Priok"

detikTV - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 19:00 WIB
Jakarta -

Praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme menarik perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai mendengar keluhan para sopir truk saat meninjau vaksin di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara. Presiden langsung menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan praktik pungli yang meresahkan para sopir truk di kawasan tersebut.

Polisi pun langsung bergerak dan menangkap preman-preman di Tanjung Priok dan di daerah-daerah lain. Polisi kemudian menangkap lebih dari 100 di berbagai wilayah di Indonesia dalam operasi itu.

Di Tanjung Priok sendiri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menangkap 7 orang termasuk koordinator pungli, Achmad Zainul Arifin (39), yang merupakan supervisor outsourcing PT Multi Tally Indonesia (MTI). Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana menyatakan tersangka memerintahkan operator RTG untuk mendahulukan mana truk yang bisa didahulukan atau tidak. Menurutnya, pelaku ini banyak yang bekerja sebagai operator crane di lokasi. Pelaku kemudian meminta uang kepada sopir truk untuk memudahkan proses bongkar-muat barang.

Sementara itu, Polres Jakarta Utara juga mengamankan 42 orang yang terlibat pungli dan premanisme di luar pelabuhan. Pasalnya tak hanya uang, praktik pungli juga menyasar pada harta benda lainnya. Ketua Umum Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo) (yang beranggotakan pengusaha truk) Kyatmaja Lookman menyatakan para preman pungli kawasan pelabuhan sering meminta handphone, aki truk sampai ban serep.

Sebenarnya, jauh sebelum keluhan para sopir truk, Jokowi sudah menaruh perhatian terhadap isu pungli dan premanisme di Pelabuhan. Pada awal pemerintahannya, Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat itu sampai membuat gebrakan baru lewat peluncuran paket reformasi hukum. Tak lama setelah itu, melalui rapat terbatas yang dipimpin Jokowi disepakati dibentuknya Satgas Operasi Pemberantasan Pungli (OPP).

Lantas kenapa isu pungli dan premanisme di kawasan pelabuhan selalu muncul? Untuk membahasnya, Alfito Deannova dalam d'Rooftalk berbincang dengan sopir truk Agung Bangkit yang mengadukan adanya pungli kepada Presiden Jokowi, kemudian ada juga Ketua Umum Kamselindo Kyatmaja Lookman, dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis. Simak diskusinya dalam d'Rooftalk: "Budaya Pungli di Pelabuhan Priok."

(hnf/hnf)