Catat! Ini Beberapa Kesalahan dalam Penggunaan Kondom

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 19:02 WIB
18+
Foto: istock
Jakarta -

Kondom menjadi salah satu alat kontrasepsi yang bisa dipakai ketika bercinta. Namun, banyak orang yang melakukan kesalahan dalam pemakaian sehingga membuat manfaat dari kondom tidak maksimal.

Dilansir dari CNN Indonesia, Center for Disease and Prevention Control (CDC) Amerika Serikat mencatat tingkat kegagalan penggunaan kondom mencapai 18 persen. Padahal, bila digunakan dengan benar, kondom 98 persen bisa bekerja dengan efektif.

Kegagalan tersebut umumnya terjadi karena kesalahan kecil yang dalam pemakaian kondom dan berakibat buruk. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah kesalahan-kesalahan penggunaan kondom.

Tak Diperiksa Terlebih Dahulu

Lapisan kondom dapat mudah rusak apalagi jika disimpan di dalam saku, dompet, dan tas. Ini dikarenakan panas tubuh dapat membuatnya menjadi rusak. Untuk itu disarankan menaruh kondom di tempat sejuk dan kering.

Di sisi lain, tanggal kedaluwarsa kondom juga harus diperhatikan. Ada anggapan bila kondom masih bisa dipakai maka tidak akan apa-apa. Padahal, kondom yang sudah kedaluwarsa tak mampu melindungi dari penyakit menular seksual (IMS)

Menggunakan Dua Lapis Kondom

Banyak yang beranggapan, bila satu kondom dapat mencegah kehamilan, maka dua lapis akan jauh lebih aman. Faktanya, hal tersebut akan membuat kemungkinan terlepas semakin besar.

Tidak Memegang Ujung Kondom Saat Memasangnya

Ketika ingin memasang kondom, ada satu hal yang harus dipastikan terlebih dahulu. Sebelum memasangnya pastikan untuk menekan ujungnya terlebih dahulu untuk menghilangkan udara yang terperangkap di dalam. Jika tidak, kondom kemungkinan besar akan pecah.

Melepas di Saat yang Tak Tepat

Melepas kondom juga harus diperhatikan ya! Karena sebuah studi yang dilakukan Indiana University menemukan 13,4 - 44,7 persen pria melepas kondom sebelum hubungan seks usai.

Jadi sebaiknya kapanpun organ intim bersentuhan, pastikan untuk terus menggunakan kondom untuk mencegah risiko IMS dan kehamilan pada pasangan. Untuk itu, jangan buru-buru melepasnya ya!

Nah itu tadi beberapa kesalahan kecil yang dapat membuat kualitas dari kondom menjadi kurang maksimal. Selain itu, coba jugalah untuk memilih kondom yang memiliki bahan lateks untuk mencegah iritasi, salah satunya dengan menggunakan Sensitif VIVO Condom

Sensitif VIVO memiliki 9 varian kondom dengan lateks dan pelumas berkualitas premium untuk membantu mengurangi risiko kehamilan yang tidak diinginkan dan infeksi menular seksual.

Setiap kondom juga telah diuji secara elektronik untuk membantu memastikan keandalannya.

Sensitif VIVO juga menghadirkan perspektif baru untuk Kesehatan seksual melalui perpaduan produk-produk yang berkualitas. Mulai dari kondom, pelumas, hingga aksesoris.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Sensitif VIVO Condom, bisa dilihat di sini.

(ads/ads)