Unhan RI Gelar Konferensi Nasional Sishankamrata Abad 21

Content Promotion - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 09:23 WIB
Unhan
Foto: Dok. Unhan RI
Jakarta -

Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menggelar Konferensi Nasional Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) Abad ke-21. Acara dilaksanakan selama lima hari mulai 14 - 18 Juni 2021, bertempat di Aula Merah Putih Kampus Unhan RI, Kawasan IPSC Sentul-Jawa Barat.

Konferensi Nasional Sishankamrata Abad ke-21 dibuka oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, didampingi Ketua Konferensi Nasional Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Amarulla Octavian.,S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., IPU.

Dalam pidatonya Prabowo menyampaikan tujuan Konferensi Nasional adalah sebagai forum diskusi membahas Sishankamrata Abad ke-21. Memvalidasi dan reimplementasi Sishankamrata dihadapkan dengan dinamika lingkungan strategis dan ancaman Abad ke-21. Sasaran Konferensi Nasional yaitu terwujudnya Dokumen Strategis Sishankamrata Abad ke-21 yang dapat diimplementasikan secara nyata untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara.

Sishankamrata merupakan amanat dari konstitusi dan sudah dijabarkan di dalam peraturan perundang-undangan dan Kementerian Pertahanan mempunyai kewenangan untuk mengatur pengelolaan dan penyelenggaraan pertahanan negara. Dinamika lingkungan strategis yaitu persaingan geopolitik antar negara masih tinggi, stabilitas keamanan global labil. Persaingan Amerika - China di Laut China Selatan (LCS) mengarah pada konflik terbuka dan akan mempengaruhi kepentingan nasional Indonesia. Kerawanan separatisme Papua cenderung meningkat, tren ancaman terorisme, siber, bencana alam dan non militer lainnya semakin tinggi serta rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan memerlukan kesiapan Hankam yang matang.

Doktrin Hankamrata merupakan nilai-nilai ajaran yang digali dari pengalaman sejarah dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang sudah dirumuskan ke dalam UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan.

Doktrin Hankamrata mengatur pengelolaan dan penyelenggaraan pertahanan dan keamanan negara (Hankamneg) sesuai ciri kerakyatan, kewilayahan, dan kesemestaan, dengan memperhatikan dinamika ancaman untuk mencapai tujuan pertahanan dan keamanan negara.

Strategi menghadapi ancaman secara umum yaitu melakukan langkah-langkah pencegahan, mitigasi, respons, dan recovery oleh kementerian/lembaga (K/L) sesuai dimensi, jenis, sifat ancaman, lingkup tupoksi K/L di seluruh wilayah Indonesia menghadapi ancaman non-militer belajar dari kasus COVID-19.

UnhanDok. Unhan RI

Sishankamrata abad ke-21 merupakan paradigma pertahanan dan keamanan negara untuk lebih mampu menghadapi dinamika ancaman militer, nonmiliter dan hibrida dengan mengintegrasikan seluruh sumber daya nasional.

Setelah pembukaan Konferensi Nasional Sishankamrata pada Senin (14/6/2021), rangkaian acara dilanjutkan dengan Sidang Pleno pertama tentang pertahanan militer. Sidang pleno pertama menghadirkan peserta delegasi dari Kemenhan, Mabes TNI, Mabes TNI AD, Mabes TNI AL, Mabes TNI AU, BIN, Komisi I DPR RI, Kemenko Polhukam, Kemenlu, Kemendagri, Lemhanas RI, Wantanas, CSIS, PT. PINDAD, PT.Dahana, Pemda Prov. Riau, dan Rektor UI.

Selanjutnya pada sidang pleno kedua dan ketiga, Selasa (15/6/2021), dibahas topik 'Strategi Pertahanan Militer dan Postur Pertahanan Militer' yang menghadirkan peserta delegasi dari Kemenhan, Mabes TNI, Mabes TNI AD, Mabes TNI AL, Mabes TNI AU, KKIP, Pemda Prov. DKI, Kementerian BUMN, Pemda Prov. NTT, Kemenkeu, Bappenas, Kemenperin, PT. PAL, dan Provinsi Kalimantan Timur.

Berlanjut Sidang Pleno keempat Rabu (16/6) membahas tentang pertahanan nirmiliter dengan topik "Klaster Politik, Ideologi dan Keamanan" menghadirkan peserta delegasi dari Polri, Kemenag, BNPT, Kemendikbudristek, BPIP, Komisi II DPR RI.

Adapun sidang pleno kelima (16/6) mengangkat topik "Klaster Ekonomi" peserta dari Kemenkop UKM, Kementerian PUPR, Komisi VIII DPR RI, Kemenko Ekonomi, OJK, Kemenko Maritim & investasi, Kemenparekraf, Kemendag, Kemenhan, Mabes TNI, Mabes TNI AD, Mabes TNI AL, Mabes TNI AU, Rektor IPB.

Sidang Pleno keenam Kamis (17/6) akan mengulas topik 'Klaster Sosial Budaya', menghadirkan peserta delegasi dari Kemensos, Kemnaker, Kemenpora, Kemendes & Transmigrasi, BNN, Kemen PPA, BPS, Kemenhub, BNPB, Kementan, Kemenkes, Kemenkominfo, Kemenparekraf, Kemendag, Kemenhan, Mabes TNI, Mabes TNI AD, Mabes TNI AL, Mabes TNI AU, dan Rektor UGM.

Rencananya pada Konferensi Nasional Sishankamrata hari terakhir, Jum'at (18/6) dilakukan paparan Menhan RI tentang 'Dokumen Strategis Sishankamrata Abad ke-21' dihadiri Presiden RI Joko Widodo. Lilanjutkan dengan penyerahan Dokumen Strategis kepada Presiden RI dan pidato Presiden RI. Sidang Paripurna ditutup oleh Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Amarulla Octavian.,S.T., M.Sc., DESD, CIQnR, CIQaR., IPU., selaku Ketua Konferensi dan terakhir penutupan Konferensi Nasional oleh Menhan RI.

Simak juga 'Momen Megawati Resmi Bergelar Profesor Kehormatan dari Unhan':

[Gambas:Video 20detik]



(ads/ads)