Selingkuhan Oknum Kades di Sumsel Diberhentikan dan Pindah Tempat Tinggal

Prima Syahbana - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 00:39 WIB
Ilustrasi Perselingkuhan
Foto: Ilustrasi Selingkuh (Denny Pratama)
Palembang -

Kasus perselingkuhan KD, seorang staf wanita pemerintah desa dengan oknum kepala desa MY di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan terus bergilir. Kini KD yang bukan merupakan ASN diberhentikan dan sudah pindah tempat tempat tinggal.

Hal itu, setelah Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra mendapat informasi jika sejak perdamaian tersebut rumah KD terlihat terkunci rapat hingga hari ini.

"Rumah KD terkunci dengan rapat hingga hari ini, seperti dia bersama suaminya langsung pindah rumah diduga tak kuat menahan rasa malu terhadap warga sekitar," kata Yudi kepada detikcom, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, pasca kejadian penggerebekan itu KD sudah tidak lagi ngantor di pemerintahan desa dimana sebelumnya dia bekerja.

"Usai digrebek warga kemarin di rumahnya, KD tidak pernah masuk lagi di kantor desa. Dia statusnya kini sudah diberhentikan. Dia bukan PNS," bebernya.

Senada dengan yang disampaikan Pejabat Inspektorat Muba, Heri Hermansyah, bahwa KD tidak terdaftar sebagai aparatur sipil negara (ASN). Dia diberhentikan atas pembuatanya selingkuh dengan MY.

"Kita sudah cek, KD itu cuma staf biasa disana, bukan ASN. Dia dipecat atas perbuatannya yang mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Muba," kata Heri

Sebelumnya, dugaan perselingkuhan oknum kades berinisial MY di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan staf wanitanya, KD, terbongkar usai digerebek warga tanpa busana kini sudah berdamai dengan suami KD secara kekeluargaan.

"Kejadian perselingkuhan antara Kades MY dan Staf urusan pemerintahannya, KD, yang terjadi di malam hari sekitar pukul 23.00 WIB itu terbongkar usai digerebek oleh warga. Saat ini, sudah diselesaikan secara kekeluargaan," kata Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra kepada detikcom, Rabu (9/6/2021).

MY digerebek oleh warga di rumah stafnya KD, di Musi Banyuasin. Kejadian itu terjadi saat suami KD tak berada di rumah. Ketika digerebek, MY didapati tak memakai busana.

Dari hasil keputusan rapat, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan menyatakan MY patut diberhentikan dari jabatannya. Dimana diketahui, perbuatan MY sudah mencoreng nama baik daerahnya, dalam hal ini Desa Talalang Mandung, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Muba.

"Dari hasil rapat bersama PMD, kita melihat bukti yang cukup, juga keterangan saksi dan juga hasil penyelidikan tim di lapangan semua memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian," tegas Pejabat Inspektorat Muba, Heri kepada detikcom, Senin (14/6/2021).

Simak juga 'Kades di Pasuruan Digerebek Suami Sedang Berduaan dengan Staf Desa':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)