'Si Seksi' Seknas Jokowi Dirayu Dukung Kandidat Capres 2024, Siapa Dia?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 13:56 WIB
Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menggelar workshop dan pembekalan social media kepada seluruh tim siber di Jakarta dan sekitarnya.
Seknas Jokowi (foto diambil sebelum COVID). (Foto: dok. Seknas Jokowi)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segenap relawannya bersabar menjelang Pilpres 2024. Salah satu relawan Jokowi, Seknas Jokowi, mengakui sudah digoda orangnya kandidat calon presiden 2024.

Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi Dedy Mawardi mengatakan belum ada pertemuan formal antara pihaknya dan kandidat capres 2024. Namun ada pihak-pihak yang sudah merayu Seknas Jokowi.

"Secara formal belum ada kandidat yang langsung ketemu dengan Seknas, tapi ada yang tanya melalui orang tertentu," kata Dedy saat dihubungi, Senin (14/6/2021).

"Tanya, 'Seknas di tahun 2024 dukung siapa?'" katanya mengulangi bujuk rayu tersebut.

Dedy enggan mengungkapkan sosok yang sudah menjalin komunikasi dengan Seknas Jokowi. Dia menduga kuat orang itu juga terkait partai.

"Dugaan sih ada hubungannya dengan partai or kandidat, Mas," kata Dedy.

Selain itu, ada pengusaha yang mendekati Seknas Jokowi. Namun Dedy tidak menyebutkan nama.

"Orang yang deket dengan partai tertentu dan ada pengusaha juga," ujar Dedy.

Adapun arahan Jokowi kepada para relawannya karena sang presiden mengaku sudah sering mendapat pertanyaan mengenai Pilpres 2024. Jokowi meminta segenap relawan yang telah mengantarkannya menjadi presiden dua periode bersabar. Dia tahu relawannya kini mulai ditarik-tarik para kandidat di Pilpres 2024.

"Saya tahu relawan Jokowi, termasuk Seknas Jokowi ini seksi, seksi, pasti akan ditarik-tarik ke sana-kemari oleh para calon yang ingin maju pada Pemilihan Presiden 2024. Akan menjadi rebutan banyak pihak untuk didekati," ujar Jokowi.

"Kenapa begitu, karena para relawan ini telah terbukti bisa mengantarkan saya menjadi Presiden Republik Indonesia dua periode. Bener, nggak?" imbuhnya.

(gbr/tor)