Data dan Fakta Lonjakan Kasus Corona di Jakarta Sepekan Terakhir

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 11:19 WIB
Sejumlah tenaga medis mengantar pasien COVID-19 dengan ambulans di kawasan Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/6).
Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

DKI Jakarta mengalami lonjakan kasus Corona dalam sepekan terakhir. Gubernur DKI Anies Baswedan pun mewanti-wanti bakal ada pengetatan ekstra jika kasus COVID tak terkendali.

Anies bersama Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya semalam melakukan apel untuk melakukan antisipasi lonjakan Corona di Jakarta. Anies mengatakan lonjakan kali ini sangat tinggi.

"Dalam 1 minggu terakhir, kasus aktif di Jakarta tanggal 6 Juni 11.500 dan hari ini menjadi 17.400," kata Anies di lapangan Blok S, Minggu (14/6/2021).

Anies kemudian mengatakan dalam sepekan terakhir positivity rate di Jakarta naik hampir dua kali lipat.

"Dalam waktu 1 minggu mengalami pertambahan 50%, postivity rate juga meningkat, yang minggu lalu 9%, hari ini 17%," sambung Anies.

Dalam empat hari terakhir, Anies mengatakan kasus tambahan harian di DKI mencapai 2 ribuan. Kemarin, kasus tambahan COVID di DKI berjumlah 2.700 pasien.

"Kemampuan testing DKI dalam 1 pekan ini ditingkatkan dari 4x standard WHO jadi 8x standar WHO itu masih menunjukkan positivity rate yang tinggi," paparnya.

Anies juga menyinggung okupansi tempat tidur di rumah sakit yang mengalami kenaikan signifikan. Pada pekan lalu, lanjut Anies, keterisian tempat tidur di rumah sakit berada di angka 45 persen. Namun per kemarin naik menjadi 75 persen.

Merujuk pada data BNPB sepekan terakhir, kasus tambahan Corona di Jakarta naik signifikan. Berikut datanya per 6 Juni 2021:

6 Juni: 1019
7 Juni: 1197
8 Juni: 755
9 Juni: 1376
10 Juni: 2091
11 Juni: 2293
12 Juni: 2455
13 Juni: 2769

Data BOR di RSUD Rujukan COVID DKI 75%

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, per Minggu (13/6/2021), tempat tidur isolasi di 106 rumah sakit khusus COVID-19 di Jakarta terisi sebesar 75 persen atau 5.451. Total ada 7.231 tempat tidur untuk pasien menjalani isolasi di rumah sakit.

Selain itu, jumlah tempat tidur ICU sudah terpakai sebanyak 65 persen atau 711. Total, ada 1.086 tempat tidur ICU untuk pasien COVID-19.

Saat ini, ada 17.444 tercatat masih terpapar virus Corona. Mereka ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri di rumah.

Berdasarkan data tersebut, positivity rate di Jakarta saat ini masih di angka 17,1 persen. Jumlah tersebut jauh di atas batas aman WHO yakni di bawah 5 persen.

Potensi DKI Masuk Fase Genting

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan di kondisi ini seluruh pihak harus mematuhi protokol kesehatan. Jika, kasus COVID terkendali Jakarta bisa masuk fase genting.

"Saya memperingati semua yang berkegiatan di DKI Jakarta ekonomi, agama, budaya wajib mematuhi aturan, Jika tidak Jakarta akan memasuki fase genting, jika fase itu masuk, kita akan melakukan pengetatan ekstra," kata Anies.

Anies menekankan seluruh aktivitas harus beroperasi sesuai ketentuan dan mengikuti aturan jam operasi. Dia mengingatkan agar tak ada kerumunan.

"Kita tidak akan kompromi terhadap pelanggar-pelanggar yang mengambil sikap tidak bertanggungjawab di masa pademi ini," ujar Anies.

Simak video 'Instruksi Jokowi ke Anies: Pekan Depan Vaksinasi 100 Ribu Orang/Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)