Golkar Ranking 3 Survei SMRC, Nurul Arifin: Kami Tetap Bersyukur

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 17:45 WIB
Nurul Arifin
Foto: Golkar
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin merasa bersyukur melihat hasil survei SMRC yang diumumkan pada hari ini. Pasalnya, Golkar berada di peringkat ketiga, di bawah PDIP (25,9 persen) dan partai Gerindra (10,9 persen). Hasil ini sama seperti hasil Pemilu 2019 lalu.

Survei ini mengambil sampling 1220 responden dan digelar pada akhir Mei 2021. Survei yang dilakukan dari berbagai daerah di Indonesia itu, menempatkan Golkar di posisi ketiga dengan dukungan 10,7 persen. Namun, survei ini memiliki margin of error 3,05 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sehingga menurutnya, posisi Gerindra dan Golkar dapat dikatakan sama.

"Kami tetap bersyukur untuk hasil survei yang dilakukan oleh SMRC, di mana Golkar tetap berada di tiga besar dan di angka 10,7. Kami optimis Golkar tetap di cluster 10 persen ke atas dan ini hasilnya cenderung sama dengan survei sebelumnya," kata Nurul dalam keterangan tertulis, Minggu (13/6/2021).

Hasil survei ini, menurut Nurul, akan memacu Golkar untuk terus menjalankan program sosialisasi agar partai beringin dan keberadaan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, juga dirasakan oleh masyarakat.

"Kami akan terus mengkomunikasikan kepada publik, keberhasilan Bapak Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan sebagai Menko Perekonomian," tambah anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar itu.

Sementara dalam survei tentang elektabilitas calon presiden, lanjutnya, SMRC melihat Airlangga Hartarto belum memiliki elektabilitas yang signifikan. Bagi Nurul, hal ini bisa dimaklumi karena sebagai Menko Perekonomian dan Ketua Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) membuat Airlangga belum fokus untuk berbicara tentang pencapresan.

"Kami di dalam betul-betul menjaga agar, beliau dapat fokus dan bekerja untuk penanggulangan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Namun Kami yakin, pelan tapi pasti publik akan lebih mengenal Bapak Airlangga Hartarto," ujarnya.

Menurut Nurul, Golkar sudah mulai menaikkan popularitas Airlangga. Dari hasil survei SMRC, angka Airlangga juga cenderung meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu tingkat kesukaan dari responden yang tahu juga meningkat. Dari angka tahu tentang Airlangga meningkat dari sebelumnya 26 menjadi di angka 28.

"SMRC menggunakan rumus, Tahu-Suka-Memilih. Namun tidak dijelaskan indikator apa yg digunakan untuk tingkat kesukaan. Ini menunjukkan apa yang kami lakukan dengan sosialisasi untuk beliau sudah ada peningkatan. Terbukti dengan hasil survei SMRC ini," ujar Nurul.

Namun menurutnya, Airlangga memiliki kelebihan dibandingkan kandidat lain yang ada dalam survei. Pasalnya Airlangga adalah satu-satu kandidat yang secara resmi sudah mengantungi dukungan dari partainya. Nurul juga menyatakan tetap optimistis, bahwa pada akhirnya calon-calon yang tidak memiliki partai itu akan menunggu untuk dipinang.

"Jadi kuncinya adalah setiap calon, harus mempunyai parpol, karena parpol ini dukungan yang riil, signifikan, dan sistematis. Parpol memiliki jejaring struktural dari pusat hingga daerah, bahkan tingkat desa. Kami dari Golkar tetap konsisten untuk mendukung Pak Airlangga sebagai Capres," tegas Nurul.

(fhs/ega)