Menlu Saudi Telepon Menlu Retno Sebelum Umumkan Keputusan Haji 2021

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 18:20 WIB
Muslim pilgrims line up as they leave after they circle the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque, as they keep social destination to protect themselves against Coronavirus a ahead of the Hajj pilgrimage in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Wednesday, July 29, 2020. During the first rites of hajj, Muslims circle the Kaaba counter-clockwise seven times while reciting supplications to God, then walk between two hills where Ibrahims wife, Hagar, is believed to have run as she searched for water for her dying son before God brought forth a well that runs to this day. (AP Photo)
Ilustrasi haji (Foto: AP/STR)
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi memutuskan pelaksanaan ibadah haji 2021 digelar secara terbatas. Sebelum mengumumkan keputusan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud telah menghubungi Menlu RI Retno Marsudi.

Faisal bin Farhan Al Saud menelepon Retno dua jam sebelum pelaksanaan ibadah haji 2021 diumumkan. Faisal menghubungi Retno untuk memberitahukan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.

"Dua jam sebelum diumumkan, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud melakukan sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyampaikan keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2021," kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/6/2021).

Ibadah haji tahun ini digelar terbatas hanya untuk domestik Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi juga membatasi jemaah yang bisa melakukan ibadah Haji 2021.

"Pelaksanaan ibadah haji 2021 hanya terbatas domestik Arab Saudi, baik warga negara Arab Saudi maupun para ekspatriat yang berada di Arab Saudi," ucap Agus.

"Jumlah maksimal 60 ribu jemaah, usia 18-65," tambahnya.

RI Batal Berangkatkan Calon Jemaah Haji 2021

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia sudah memutuskan tahun ini tidak ada keberangkatan jemaah haji. Diketahui, keputusan pembatalan pemberangkatan ibadah haji itu dituangkan dalam Keputusan Menag No 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M demi keselamatan jemaah. Diketahui, kasus harian di Indonesia pada 26-31 Mei rata-rata masih di atas angka 5.000 kasus.

Ia menilai kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan di tengah pandemi Corona virus Disease-19 (COVID-19) yang masih melanda dunia.

Lihat juga Video: Menko PMK: Pembatalan Keberangkatan Haji demi Keselamatan dan Kemaslahatan

[Gambas:Video 20detik]



(fas/hri)