Polda Metro Catat 11 Kejadian Motor Masuk Tol Selama Januari-Mei 2021

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 12:38 WIB
sepeda motor masuk tol
Ilustrasi motor masuk tol (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jakarta -

Jasa Marga memberikan perhatian serius terkait masih adanya motor yang mengakses jalan tol. Jasa Marga menggandeng Google Indonesia dan Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mensosialisasikan larangan motor masuk tol.

Sosialisasi dilakukan dengan menggelar webinar yang dihadiri oleh 150 orang dari komunitas ojek online dan komunitas motor. Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Head Bagus Cahya Arinta B menyampaikan seminar virtual ini digelar dalam rangka mensosialisasikan kembali aturan penggunaan jalan tol dan larangan bagi kendaraan roda dua masuk jalan tol.

"Belakangan masih marak kedapatan pengendara roda dua masuk jalan tol, padahal hal ini sudah diatur dalam undang-undang dan peraturan pemerintah bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih. Makanya kami tidak bosan-bosan mengingatkan kembali kepada pengguna kendaraan roda dua terkait larangan kendaraan roda dua masuk jalan tol," ujar Bagus dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (12/6/2021).

Sosialisasi ini dilakukan Jasa Marga dengan menggandeng Google Indonesia. Dalam kegiatan ini, hadir Strategic Partnership Manager (Geo) for Southeast Asia PT Google Indonesia Isabella Wibowo dan Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya yang diwakili oleh Kepala Induk PJR Jaya 1 Polda Metro Jaya Bambang Krisnadi sebagai pembicara.

Motor Ikuti Petunjuk Google

Berdasarkan data yang diterima Jasa Marga dari pihak Kepolisian, mayoritas pelanggaran tersebut disebabkan karena pengendara mengikuti petunjuk dari aplikasi peta perjalanan digital. Untuk itu, pada webinar edukasi kali ini, Jasa Marga juga menggandeng Google Indonesia untuk kembali mengedukasi para pengguna aplikasi peta perjalanan digital agar pengendara dapat lebih memahami cara penggunaan aplikasi tersebut.

"Hal ini diharapkan dapat menghindari pengendara melintasi rute jalan tol," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Strategic Partnership Manager (Geo) for Southeast Asia PT Google Indonesia Isabella Wibowo, mengimbau para pengguna motor yang menggunakan aplikasi Google Maps agar memilih fitur penunjuk arah untuk sepeda motor.

"Setelah mengetik tujuan atau destinasi di kolom pencarian jangan lupa untuk memilih rute khusus sepeda motor. Pengguna jalan juga dapat mengubah opsi rute untuk menghindari rute jalan raya, jalan tol, dan feri," ujar Isabella.

Simak upaya Jasa Marga cegah motor masuk tol di halaman selanjutnya