Kasus Corona RI Dinilai dalam Fase Mirip India

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 05:46 WIB
Corona india
Foto: (AP Photo/Mahesh Kumar A, File)
Jakarta -

Otoritas India mencatat jumlah kematian akibat Corona mencapai 6 ribu kasus dalam sehari. Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menilai Indonesia sedang dalam fase yang mirip dengan India.

"Jadi pesan atau peringatan keras, penting untuk Indonesia karena kita dalam fase hampir mirip (dengan India) di mana masyarakat abai, cenderung cuek," ujar Dicky kepada detikcom, Kamis (10/6/2021) malam.

Menurutnya, sikap tak disiplin terhadap protokol kesehatan terjadi di semua kalangan di Indonesia. Salah satu buktinya, kata Dicky, adalah kerumunan ketika ada pesta hingga promo di gerai makanan.

Epidemiolog Griffith University, Australia, Dicky Budiman (Dok istimewa/foto diberikan oleh Dicky Budiman)Foto: Epidemiolog Griffith University, Australia, Dicky Budiman (Dok istimewa/foto diberikan oleh Dicky Budiman)

"Terjadi pelanggaran-pelanggaran di masyarakat seperti ada hajatan, ada yang gerai makanan menimbulkan kerumunan itu representasi secara umum, pendekatan yang dilakukan pemerintah belum koheren," ucap Dicky.

Usul Agar RI Tak Seperti India

Dicky mengusulkan pemerintah agar menggenjot kapasitas testing dan tracing. Warga yang dari luar RI juga harus dikarantina 14 hari sesuai SOP protokol kesehatan pencegahan Corona.

Dia juga mengatakan vaksinasi harus dipercepat. Pemerintah pusat dan daerah disebutnya harus melakukan inovasi agar vaksinasi berjalan cepat dan efektif.

"Jadi pusat harus menjamin ketersediaan stok, distribusi, dan dukungan," tutur Dicky.

JORIA, INDIA - MAY 22: An Indian villager tends to livestock amid the state's coronavirus lockdown on May 22, 2021 in Joria, Alwar District, Rajasthan, India. India's prolonged and devastating wave of Covid-19 infections has gripped cities and overwhelmed urban health resources, but it has also reached deep into rural India, where the true extent of devastation is unknown because of the lack of widespread testing or reliable data. (Photo by Rebecca Conway/Getty Images)Suasana pandemi Corona di India. Foto: Getty Images/Rebecca Conway

"Sementara daerah mencari inovasi yang efektif dan kreatif sesuai lokal konteks untuk mempercepat laju vaksinasi ini. Saya melihat sejauh ini relatif Jakarta, mungkin Jawa Tengah, cukup berupaya melakukan inovasi seperti misalnya dia melakukan terobosan melibatkan organisasi, paguyuban, ataupun profesi," lanjutnya.

Selain itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk melawan hoax seputar vaksinasi. Pasalnya, isu tidak benar seputar vaksinasi bisa menghambat penyuntikan vaksin.

India Makin Mencekam

Otoritas India melaporkan angka kematian harian virus Corona tertinggi di dunia, setelah salah satu negara bagian merevisi data resminya. Tercatat bahwa negara ini mencatat lebih dari 6.100 kematian akibat Corona dalam sehari.

Amerika Serikat (AS) sebelumnya memegang rekor itu dengan mencatat 5.444 kematian dalam sehari, pada 12 Februari lalu.

Data terbaru Kementerian Kesehatan India menyebut total kematian Corona di India saat ini mencapai 359.676 kematian.

Jumlah kasus COVID-19 di India terus meroket hingga tembus angka 24 juta. Informasi yang salah mengenai virus Corona pun melonjak seiring dengan meningkatnya jumlah kematian akibat COVID-19Pandemi Corona di India. Foto: AP Photo /Mahesh Kumar A

Kementerian Kesehatan India juga melaporkan bahwa 94.052 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. Media lokal India Today menyebut bahwa sudah tiga hari berturut-turut India mencatat kurang dari 100.000 kasus harian Corona.


Kasus Corona Baru di Indonesia Capai 8.892

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19, dilaporkan ada 8.892 kasus baru Corona pada Kamis (10/6/2021) sehingga sejak Maret 2020 sudah ada 1.885.942 kasus COVID-19 di Tanah Air.

Selain itu, dilaporkan ada penambahan pasien sembuh Corona sebanyak 5.661, sehingga sampai hari ini ada 1.728.914 pasien Corona yang sembuh.

Sementara itu, dilaporkan juga hari ini ada 211 pasien meninggal akibat COVID-19. Total tercatat ada 52.373 pasien COVID-19 yang meninggal

Simak juga video 'Rekor, Kasus Baru Covid-19 Yogya Tembus 455 Sehari':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/haf)