Pengelolaan Arsip Kementan Dapat Kategori 'Sangat Memuaskan' dari ANRI

Nadhifa Sarah Amalia - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 20:38 WIB
Kementan
Foto: dok. Kementan
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) meraih Penghargaan kategori 'Sangat Memuaskan' tingkat Kementerian dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Berdasarkan nilai hasil Pengawasan Kearsipan tahun 2020, Kementan mendapatkan skor nyaris sempurna 97,79.

"Alhamdulillah, kami mensyukuri prestasi yang diberikan dan tentunya menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja," ungkap Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono, dalam keterangan tertulis, Kamis (10/06/2021).

Kasdi menyebutkan, sejak 2019 Kementan sudah mendapatkan akreditasi kearsipan dengan nilai AA (Sangat Memuaskan) yang berlaku 5 tahun yakni sampai 2025.

Sebagai upaya meningkatkan kinerja, Kementan ke depannya akan menerapkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). SRIKANDI merupakan Aplikasi Umum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bidang kearsipan yang telah diresmikan pada 27 Oktober 2020 lalu.

"Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan arsip digital lingkup Kementan," ujar Kasdi.

Pada kesempatan terpisah, Plt. Kepala ANRI M.Taufik mengatakan, pada tahun emas kearsipan ini, pemerintah bersungguh-sungguh dalam membangun arsip digital. Hal ini penting sebagai perwujudan pelayanan publik dan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap masyarakat.

"Kita adalah chef-nya. Dapur informasi harus dibangun dengan mengelola arsip-arsip sebagai akuntabilitas. Arsip harus menjadi informasi dan pengetahuan," ujar Taufik.

Taufik juga turut mengingatkan jika pengawasan kearsipan harus dilakukan secara sustainable karena arsip menjadi indikator penilaian Reformasi Birokrasi.

Malam puncak peringatan Hari Kearsipan Ke-50 sendiri diadakan di Gedung ANRI, Jakarta, pada Rabu (9/6) kemarin. ANRI pada peringatan kali ini mengusung tema 'Tahun Emas Kearsipan Satukan Langkah Mewujudkan Arsip Digital'. Penghargaan yang diberikan kepada Kementan kali ini diterima oleh Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan Akhmad Musyafak.

(prf/ega)