Kronologi Kerumunan Ormas di Polres Bekasi: Gegara Masalah Utang

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 11:53 WIB
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Erna Ruswing
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing (Isal Mawardi/detikcom)
Bekasi -

Kerumunan massa diduga bentrok antarormas sempat terjadi di depan Polres Metro Bekasi Kota, dini hari tadi. Peristiwa itu berawal dari permasalahan piutang yang melibatkan dua kelompok ormas.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, awalnya ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Masyarakat Peduli Akidah (Gempa) berselisih paham di daerah Rawalumbu, Bekasi. Polisi kemudian mencoba mediasi kedua kelompok tersebut.

"Jadi kejadian awalnya di wilayah Rawalumbu antara ormas PBB dan Gempa dalam hal utang. Akhirnya kita panggil ke Polres," kata Erna saat dihubungi, Rabu (9/6/2021).

Perwakilan kedua ormas tersebut kemudian datang ke Polres Metro Bekasi Kota. Kedua ormas tersebut bersedia menyelesaikan kasus tersebut secara mediasi.

"Kita mediasi, hanya kesalahpahaman dan sudah dibuat kesepakatan, tidak ada masalah mereka berdua," ujar Erna.

Polisi Pastikan Tak Ada Bentrok

Terkait video kerumunan massa yang berada di depan Polres Metro Bekasi Kota, Erna menyebut peristiwa itu bukan bentrokan. Dia mengatakan tidak ada bentrokan yang terjadi di depan Polres.

"Tidak ada bentrok. Tidak ada. Kita bubarkan, kita mediasi karena salah paham, sudah selesai," katanya.

Untuk diketahui, sebuah video diduga bentrokan antarormas terjadi di depan Polres Metro Bekasi Kota dini hari tadi. Dalam video itu terlihat puluhan orang memadati depan halaman Polres.

Polisi tampak membubarkan massa. Terdengar pula tiga tembakan diduga gas air mata di lokasi tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi mengatakan video yang beredar tersebut merupakan pembubaran ormas Persatuan Batak Bersatu. Massa yang berkeras tetap berada di depan Polres kemudian dibubarkan oleh aparat.

"Itu video pembubaran, bukan bentrok. Polisi bubarkan massa PBB. Kejadian jam 1 pagi tadi. Massa nggak mau bubar, ya kita dorong saja," kata Aloysius saat dihubungi detikcom.

Simak video '2 Kelompok Ormas di Bekasi Bentrok Gegara Rebutan Limbah Pabrik':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/isa)