Pemkot Mojokerto Buka Pendaftaran Vaksinasi Gratis Online 24 Jam

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 09:52 WIB
Pendaftaran vaksinasi online dapat dilakukan melalui layanan gayatri.mojokertokota.go.id.
Foto: Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Pemerintah Kota Mojokerto membuka pendaftaran vaksinasi gratis secara online bagi pelaku UMKM, pelaku transportasi umum, koperasi, relawan dan remaja di atas 18 tahun. Adapun pada akhir Juni 2021, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menargetkan vaksinasi mencapai 19.050.

Hingga saat ini, Pemkot Mojokerto telah melaksanakan tiga tahap vaksinasi. Adapun vaksinasi tahap pertama diberikan untuk tenaga medis sebanyak 3.449 dengan sasaran 2.840. Pada tahap dua, vaksinasi dilakukan bagi pelayan publik sebanyak 18.357 dengan sasaran 12.330, serta lansia sebanyak 9.968 dengan sasaran 8.785.

"Untuk pelaksanaan vaksinasi di tahap tiga, kami fokuskan pada masyarakat yang rentan. Seperti pedagang pasar. Sedangkan di tahap empat ini, vaksinasi akan diberikan kepada pelaku UMKM, pelaku transportasi umum, koperasi, relawan dan remaja yang akan menempuh ke jenjang perguruan tinggi. Jika mencukupi, vaksinasi akan kami berikan juga untuk Lapas (Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto)," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/6/2021).

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyebut pemberian vaksinasi kepada pelaku transportasi umum tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang berdomisili di Kota Mojokerto. Namun, warga di luar Kota Mojokerto yang bekerja di wilayah Kota Mojokerto diperbolehkan untuk menjalani vaksinasi gratis dari pemerintah daerah.

Sementara itu, pemerintah daerah melalui dinas pendidikan juga telah mendata secara menyeluruh terkait vaksinasi untuk untuk remaja di atas 18 tahun atau pelajar kelas tiga SMA/SMK. Ita menyebut upaya ini dilakukan agar target 19.050 vaksinasi dapat tercapai.

"Kami menargetkan, vaksinasi tahap empat ini sebanyak 19.050 dapat terselesaikan pada akhir Juni ini. Oleh karena itu, kami sangat memaksimalkan dengan baik agar vaksinasi ini dapat terselenggara dengan sukses. Mengingat, pelaksanaan vaksinasi di Kota Mojokerto telah mencapai 70 persen," katanya.

Dalam pelaksanaanya, Ita juga mengerahkan seluruh jajarannya mulai dari kader hingga relawan dalam memberikan sosialisasi terkait vaksinasi.

"Untuk itu, kami kerahkan semua kemampuan, tentunya dengan sinergitas dari para Kader Bina Keluarga Lansia, Relawan, Kader Kesehatan, agar mereka dapat memberikan motivasi, stimulus kepada masyarakat supaya mau melaksanakan vaksinasi. Karena, seyogyanya vaksinasi itu aman," tegasnya.

Ita menambahkan pemberian vaksinasi setiap harinya ditargetkan minimal sebanyak 1.180 orang dengan jumlah vaksinator sebanyak 164 orang. Soal fasilitas kesehatan, Pemkot Mojokerto menyediakan 6 rumah sakit, 2 klinik pemerintah (TNI/Polri) dan 1 klinik swasta. Terkait vaksinasi gratis ini, masyarakat dapat mendaftarkan diri secara online melalui layanan gayatri.mojokertokota.go.id.

Di samping itu, Ita mengingatkan nantinya masyarakat yang telah divaksinasi harus tetap menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus COVID-19.

"Kami buka pendaftaran selama 24 jam penuh, baik akhir pekan maupun hari biasa. Untuk pelayanan vaksinasi, kami lakukan selama seminggu penuh. Jadi, hari Minggu petugas akan tetap melayani vaksinasi. Untuk daftarnya pun sangat mudah, masyarakat cukup mengakses laman Gayatri Mojokerto Kota melalui smartphone, kemudian ikuti alurnya. Seperti, pemilihan faskes, isi data pribadi," katanya.

"Kalau sudah, buktinya disimpan untuk ditunjukkan saat pelaksanaan vaksinasi kepada petugas. Pemberian vaksinasi ini bukan berarti kita abai dengan protokol kesehatan, namun tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," pungkasnya.

Simak juga 'Kemenkes Tunggu Rekomendasi Terkait Vaksin COVID-19 untuk Anak':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)