PAN Nilai DKI Siap Gelar Sekolah Tatap Muka: Konsep Daring Sudah Tak Sehat

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 08:15 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN, Zita Anjani
Zita Anjani (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta -

DKI Jakarta mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) hari ini. PAN DKI menilai DKI sudah siap melakukan pembelajaran tatap muka ini.

"Namun kalau dilihat dari suksesnya piloting tahap pertama, saya pikir DKI sudah siap untuk tatap muka," ujar penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).

Zita menilai sekolah-sekolah di DKI sudah terfasilitasi. Menurutnya, saat ini yang perlu dilakukan adalah langkah percepatan lain, seperti vaksinasi COVID-19.

"Sekolah-sekolahnya sudah terfasilitasi, tinggal langkah-langkah percepatan yang lain, seperti vaksin salah satunya," tuturnya.

Terlebih, menurutnya, konsep pembelajaran daring sudah tidak sehat untuk anak. Hal ini karena pada masa pertumbuhan, anak tidak bisa belajar dan bermain secara langsung.

"Apalagi konsep daring sudah sangat tidak sehat untuk anak, terkungkung di rumah, tidak bisa bermain, tidak ada teman nyata. Hanya ada game, TikTok, dan socmed lain," kata Zita.

"Saya khawatir di masa-masa golden age anak, mereka tidak bisa belajar dan bermain. Tentu ini mengancam masa depan mereka," sambungnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini menilai perlu adanya gotong royong dari seluruh pihak terkait dalam melaksanakan sekolah tatap muka. Terlebih melihat angka positif yang masih tinggi.

"Kalau memang sekarang positivity rate-nya tinggi, 10,8%, maka perlu kerja keras, kerja bersama, gotong royong Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, elemen yang lain jadi team support," pungkasnya.

Diketahui, uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap kedua di DKI Jakarta dimulai hari ini. Sebanyak 226 sekolah akan berpartisipasi dalam uji coba ini.

Uji coba ini semestinya dimulai pada Senin, 7 Juni 2021, tapi jadwal diundur hingga Rabu, 9 Juni 2021. Hal ini disebabkan adanya kesulitan dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk memperbaiki hasil asesmen di tiap sekolah. Sebab, terjadi peningkatan jumlah sekolah yang mengajukan asesmen dibandingkan uji coba sebelumnya.

Simak juga 'Jelang PTM, Ratusan Sekolah di Kota Bandung Gelar Simulasi':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/idn)