Pengakuan Pelaku Pakai Duit Investasi Bodong Lucky Star buat Beli Rumah-Mobil

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 17:27 WIB
Pelaku Penipuan Investasi Bodong Lucky Star Inisial HS
HS, Pelaku Penipuan Investasi Bodong Lucky Star (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Tersangka HS, pelaku kasus investasi bodong Lucky Star, ditangkap. HS mengaku uang dari keuntungan penipuan tersebut digunakan untuk jalan-jalan ke luar negeri hingga beli rumah.

"Iya, jalan-jalan ke luar negeri, beli rumah, dan mobil mewah," kata HS sambil tertunduk kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (8/6/2021).

Hingga saat ini, belum diketahui jumlah harta dari tersangka. HS juga mengaku menggunakan uang tersebut untuk membayar profit dari para korban investornya.

"Buat ini kebutuhan sehari-hari, bayar profit orang-orang juga," kata HS.

Dia pun mengaku telah mengedit sejumlah foto dan gambar yang diambil dari internet untuk kepentingan promosi. Hal tersebut dilakukan seorang diri.

Diberitakan sebelumnya, korban investasi bodong Lucky Star mengaku tak dibayarkan keuntungannya setelah enam bulan menginvestasikan uang. Ternyata tersangka melakukan pengeditan berita yang kemudian dia buat sendiri agar para tersangka mempercayai hal tersebut.

"Kami sampaikan juga beberapa rekayasa yang dilakukan tersangka supaya para investor tidak menagih. Ini adalah berita asli di CNN, disampaikan bahwa terjadi lockdown di Belgia. Ini padahal yang rilis CNN, tapi diubah seolah-olah ini pemberitaan dari Lucky Star perusahaan Belgia," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Polres Metro Jakarta Barat, Palmerah, Selasa (8/6/2021).

Dari pengeditan berita tersebut, tersangka HS berharap para investor percaya jika ada alasan terkait tidak turunnya profit. Tampaknya para investor juga percaya terhadap pemberitaan tersebut.

Pelaku pun kini sudah ditahan. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dikenai Pasal 378 KUHP dan/atau 372 KUHP dengan hukuman kurungan penjara maksimal selama 4 tahun.

Seperti diketahui, penipuan investasi bodong ini awalnya diungkap oleh seorang warga Jelambar, Jakarta Barat, KR (39). Dia mengaku menjadi korban investasi Lucky Star dan melaporkan penipuan tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

KR mengaku hadiah dan keuntungan yang dijanjikan investasi tersebut tak sesuai dengan kenyataan. KR mengatakan, saat pertama kali bergabung, Lucky Star menjanjikan income fix setiap bulan. Dia mengaku dijanjikan akan menerima keuntungan 6 persen dari jumlah dana yang diinvestasikannya.

"Ini basisnya forex jadi kita menginvestasikan, kemudian dia mengelola dana itu diperdagangkan forex. Kemudian kita sebagai investor hanya menerima profit fix income setiap bulan 6 persen dari jumlah dana yang diinvestasikan," kata KR di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (7/6/2021).

Selain dijanjikan pendapatan setiap bulan, KR mengaku diiming-imingi hadiah mobil mewah.

"Dia pernah nawarkan kayak berhadiah mobil HR-V, mobil Alphard, itu pernah. Iya jadi kayak Alphard itu ada minimal harus transfer sekian miliar itu langsung dapat mobil Alphard dan sepenuhnya fix tadi keuntungan setiap bulan," ujarnya.

Tonton juga Video: Investasi Bodong EDC-Cash Tipu 57 Ribu Member, Raup Ratusan Miliar!

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)