Insentif Nakes di Banten 8 Bulan 'Beku', Komisi IX: Perpendek Birokrasi!

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 06:46 WIB
Ilustrasi Tenaga Kesehatan
Foto: Ilustrasi: Fuad Hashim
Jakarta -

Insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien COVID-19 di Banten sudah 8 bulan belum dibayarkan. Komisi IX DPR RI mendorong percepatan validasi data.

"Perlu percepatan mekanisme dalam validasi data oleh semua pihak terkait dan transfer sesuai hak kepada para nakes yang sudah berjuang luar biasa selama ini di garis depan," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, kepada wartawan, Senin (7/6/2021) malam.

Secara terpisah, anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, meminta kepada pemerintah untuk segera mempermudah proses birokrasi untuk mengatasi persoalan insentif nakes yang belum cair ini. Sehingga proses pencairan intensif nakes dapat segera diselesaikan.

"Kami di Komisi sudah sering mendiskusikan dan memberikan rekomendasi untuk proses percepatan pembayaran haknya para nakes namun mengingat teknis penganggaran yang melibatkan pemda, kan Kemenkes sudah membayar ke daerah, selanjutnya daerah yang bertanggung jawab untuk verifikasi untuk disampaikan ke para nakes kita," ucap Rahmad.

"Nah inilah salah satu penyebab panjangnya birokrasi, menjadi lamanya nakes menerima haknya. Dan sudah kita dorong juga agar proses verifikasi yang menerima diperpendek dan dipermudah birokrasinya," katanya.

Meski demikian, Rahmad mengakui proses penyalurannya tidak mudah. Dia juga meminta kepada Kemenkes perlu melakukan evaluasi terkait proses pencairan insentif nakes COVID-19.

"Menyikapi masih lamanya proses pencairan insentif nakes, perlu segera evaluasi menyeluruh dan segera lebih diperpendek jalur birokrasi pencairan dengan melakukan koordinasi dengan daerah, juga saya mendesak kepada pemerintah daerah untuk lebih mempermudah proses pencairan sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkes. Kalau perlu Kemenkes mengubah struktur pencairan untuk memangkas birokrasi keuangan," ujar Rahmad.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'TNI Geram Ada Oknum Provokatori Nakes soal Dana Insentif':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2