Menko PMK Kutip Data Bank Dunia: 56% Angkatan Kerja RI Mantan Stunting

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 15:31 WIB
Depok -

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berbicara perihal angkatan kerja di Indonesia saat ini. Muhadjir mengutip data Bank Dunia bahwa 56 persen dari jumlah angkatan kerja RI ini merupakan mantan penderita stunting atau kekurangan gizi.

"Angkatan kerja kita itu jumlahnya 138-140 juta sekarang. 56 persen, menurut Bank Dunia, itu adalah mantan stunting," kata Muhadjir dalam orasi ilmiahnya di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, Minggu (6/6/2021).

Muhadjir menjelaskan 56 persen angkatan kerja Indonesia pada seribu hari awal hidupnya terkena stunting. Kondisi inilah yang menurut Muhadjir menyebabkan pertumbuhan sumber daya manusia di Indonesia tidak optimal.

"Jadi masa seribu hari awal hidupnya terkena stunting dan itulah penyebab kenapa sumber daya manusia tidak optimal pertumbuhannya, karena memang sejak dini kena ranjau, tidak bisa tumbuh secara optimal," jelasnya.

Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan permasalahan tersebut tidak dapat ditangani karena sudah memasuki usia produktif. Namun masih bisa didorong lewat peningkatan keterampilan.

"Untuk produktif ya sudah lewat, sudah nggak bisa ditangani. Hanya tinggal intervensinya lewat menaikkan keterampilan. Kemudian juga, secara dasar, secara potensi sudah tidak bisa dioptimalkan," terangnya.

Oleh karena itu, Muhadjir menegaskan permasalahan stunting di Indonesia mendapat perhatian khusus. Target pemerintah, pada 2024, angka stunting menurun menjadi 14 persen.

"Salah satu hal yang menjadi perhatian Bapak Presiden yaitu stunting, karena angka stunting kita masih 27,6 persen. Target Bapak Presiden akhir tahun 2024 stunting kita akan turun 14 persen," sebut Muhadjir.

"Diperlukan langkah-langkah yang tidak biasa," tambahnya.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko berbicara konsep Indonesia Maju yang digagas pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Moeldoko menjelaskan setidaknya 6 hal yang menjadi pokok pikiran dalam konsep Indonesia Maju, salah satunya pemberantasan stunting.

"Kedua adalah Presiden Jokowi memberikan perhatian yang sungguh-sungguh bagaimana nasib masyarakat kita yang tertinggal. Kita masih memiliki persoalan stunting, stunting adalah sebuah kondisi yang dialami oleh anak-anak kita karena kekurangan gizi, yang kurang bagus lingkungan kehidupan mereka, yang kurang memenuhi persyaratan. Pemerintah sangat concern untuk menurunkan tingkat stunting," papar Moeldoko dalam acara halalbihalal yang digelar Moeldoko Center secara virtual, Senin (17/5).

(zak/zak)